Harga Kelas Pemula, Fitur Kelas Atas

MALANG POST - Epson, pemimpin dunia di bidang digital imaging dan solusi cetak dan produsen projektor nomor 1 selama 12 tahun berturut-turut kembali meluncurkan seri projektor kelas pemula (entry-level) yang dirancang khusus khusus untuk menjawab kebutuhan pengguna akan perangkat presentasi dengan performa terbaik dan biaya terjangkau.
Setelah sukses menghadirkan seri projektor kelas pemula EB-S100 dan EB-X100 pada tahun 2011 lalu, pada hari ini PT Epson Indonesia dengan bangga mempersembahkan projektor entry-level seri EB-S200 dan EB-X200 yang dirancang khusus untuk masyarakat Indonesia. Diperkenalkan untuk pertama kalinya di Asia pada 5 Desember lalu.
Jajaran projektor terbaru ini menggabungkan sejumlah fitur-fitur yang berguna untuk memberikan
performa dan nilai/manfaat terbaik dengan biaya yang terjangkau, membuat projektor ini ideal untuk
cakupan aplikasi presentasi bisnis hingga aktivitas pembelajaran di ruang kelas.
Deputy Country Manager PT Epson Indonesia, M Husni Nurdin menjelaskan, proyektor EB-S200 dan X200 adalah successor dari EB-S100 dan X100 yang merupakan inovasi model proyektor entry level dengan penjualan tertinggi karena value for money-nya yang sangat tinggi.
“Kami berharap proyektor EB-S200 dan dan X200 juga dapat diterima dengan baik oleh pengguna di Indonesia terutama bagi yang bergelut di bidang pendidikan dan usaha kecil (SOHO), karena proyektor ini dilengkapi dengan sejumlah fitur yang mudah diperasokan dan desain menawan nan ringkas,” jelas Husni Nurdin.
Projektor EB-S200 dan EB-X200 memiliki tingkat performa dan fitur yang dapat ditemui secara eksklusif pada model projektor level mid to high yaitu tingkat kecerahan yang tinggi dan fitur-fitur yang mudah digunakan. Projektor dilengkapi dengan lampu dengan tingkat kecerahan mencapai 2.700 lumens, konektor HDMI, konektivitas nirkabel opsional dengan perangkat mobile, dan Epson Horizontal Keystone Adjuster yang unik.
Husni Nurdin menjelaskan, Teknologi Epson 3LCD yang telah dipatenkan dan digunakan pada projektor Epson terbaru, memungkinkan projektor mempertajam dan memperjelas projeksi. Model ini menggunakan mesin optikal tiga chip yaitu 3LCD (Liquid Crystal Display) yang solid; dimana chip LCD difungsikan untuk memproses salah satu dari warna dasar yaitu merah, hijau, dan biru.
Projektor EB-S200 dan X200 memiliki tingkat kecerahan (brightness) mencapai 2700 lumens. Tingkat Colour Light Output (CLO) yang terdapat pada projektor ini, sama dengan tingkat White Light Output, menghasilkan warna yang akurat, jelas, dan alami saat menampilkan hasil projeksi. Gambar-gambar yang diprojeksikan lembut di mata pengguna dan tidak akan mengalami pola distorsi.
“Hal ini sangat penting bagi pengguna di lingkungan sekolah ketika para siswa melihat projeksi dalam kurun waktu yang lama,” tambah Husni Nurdin.
Ia melanjutkan, Epson juga memberikan perpanjangan masa garansi untuk Main Unit sampai dengan 3 tahun. Ada juga  Extended Warranty (Perpanjangan Masa Garansi) untuk lampu E-TORL: Lampu ETORL yang datang dengan paket projektor Epson EB-S100 dan X100 memiliki garansi
resmi Epson Indonesia sampai dengan 2 tahun atau 1000 jam (mana yang lebih dulu
tercapai), dibandingkan projektor lain di kelasnya yang hanya menawarkan garansi
lampu hingga 1 tahun.
Projektor baru juga memungkinkan pengguna untuk menghemat biaya operasional dengan penggunaan Epson-Twin Optimized Reflection Lamp (E-TORL) inovatif yang 20 persen lebih efisien dibandingkan dengan lampu projektor konvensional, dan menawarkan umur lampu hingga 5000 jam (pada mode Eco) yang belum pernah terjadi sebelumnya.
Dengan lampu
“E-TORL, pengguna bisa menikmati penghematan biaya secara signifikan dengan biaya pemakaian
energi yang lebih rendah dan umur lampu lebih panjang,” rincinya.
Sebagai produk new enrty berfitur kelas atas, dua jagoan Epson ini memiliki banyak fitur yang menarik, antara lain pengatur keystone horizontal, auto vertical keystone, OSD (On Screen Display),Quick Startup dan Instant Off, pengeras suara terintegrasi, konektivitas WiFi opsional, dan masih banyak lagi. (fia)