Path, Aplikasi Socmed populer di 2013

MALANG –  Path menjadi salah satu aplikasi yang banyak diunduh pada tahun 2013 ini. Aplikasi social media yang menyediakan ruangan untuk saling bertukar foto atau komentar dengan teman atau kerabat ini cukup banyak diminati. Itu dapat dibuktikan hampir rata-rata pemegang smartphone atau tablet melengkapi perangkatnya dengan aplikasi ini. Bahkan jumlahnya saat ini sudah mencapai 20 juta pengguna.
Path sendiri hadir pada bulan November 2010 lalu. Kali pertama kemunculannya memang sangat exclusive lantaran aplikasi ini hanya tersedia pada operating sistem iOS. Artinya aplikasi ini hanya bisa diakses melalui iPhone atau iPad saja. Namun seiring perkembangan zaman aplikasi ini juga dapat diakses melalui Android.
Begitu masuk Android, pengguna Path terus bertambah. Itu karena banyak orang mengaku puas menggunakan aplikasi ini. Itu karena aplikasi ini lebih mengutamakan privasi. “Kita hanya bisa berhubungan dengan 150 orang saja. Ini menariknya di Path, dan membuat aplikasi ini berbeda dengan yang lain,’’ kata Rika Wijayani salah satu pengguna Path.
Bukan itu saja, Rika mengatakan kepuasannya menggunakan Path ini penggunaannya sama sekali tidak ribet. Sebetulnya, dia menjelaskan untuk masuk ke Path sama seperti masuk ke situs social media lainnya. Pengguna harus lebih dulu melakukan registrasi untuk membuat account. Selanjutnya setelah proses registrasi berhasil pengguna diarahkan untuk mencari teman. Pencarian ini bisa dilakukan melalui kontak telepon, Facebook, Twitter, Instagram atau pencarian manual.
“Kita melakukan share ID ke kontak telepon atau lainnya untuk bisa terhubung dengan teman. Kemudian, kita juga membuat profil, yang memasang foto,’’ kata Rika. Selanjutnya, pengguna pun bisa langsung bisa berbagi.
Foto-foto yang terpasang di Path bisa dilihat teman, kemudian mereka memberikan komentar. Teman yang menyukai foto yang dipasang juga bisa memberikan tanda hati dan lainnya. “Saya memiliki hoby traveling. Saya pun membagikan foto di Path tempat-tempat yang saya singgahi,’’ kata wanita yang bekerja di salah satu Hotel di Malang ini. Banyaknya teman yang memberikan komentar memang memberi kesan seru. Dia pun tidak pelit untuk berbagi kisah dengan teman-temannya itu.
Senada Anna Fitriyah juga mengatakan dirinya memilih menggunakan Path dibandingkan media social lainnya. Itu karena aplikasi ini betul-betul mengutamakan privasi penggunanya. “Path  kan dibuat untuk menjaga keamanan serta privasi penggunanya. Jadi pengguna akan terbebas dari campur tangan atau komentar orang lain yang tidak begitu akrab, " kata gadis yang biasa dipanggul dengan nama Fitri ini.
Tapi yang membuat dirinya kian cinta dengan Path adalah pengguna tidak hanya hanya bisa berbagi foto atau komentar saja, tapi juga dapat saling berkirim-kiriman musik atau video secara aman.(vik/fia)