Lumia, Metamorfosis Nokia di 2013

MALANG – Tahun 2013 menjadi tahun kebangkitan perusahaan industru telekomunikasi. Banyak vendor yang menciptakan produk baru. Tidak terkecuali Nokia, perusahaan asal Finlandia ini terus melakukan inovasi untuk menciptakan produk-produk berkualitas.
Salah satu produk Nokia yang berhasil melenggan di pasaran adalah seri Lumia. Menggandeng perusahaan Microsoft,  Nokia mengenalkan ponsel dengan operating sistem windows phone. Sekalipun awalnya cukup berat, namun kehadiran ponsel berbasis windows phone ini kemudian banyak dikenal.
Seri Nokia Lumia pertama kali diperkenalkan ke pasar pada November 2011 adalah Nokia Lumia 800 dan Nokia Lumia 710. Keduanya merupakan ponsel pintar, yang dibekali dengan operating sistem windows phone 7. Kedua ponsel ini menyasar kelas menengah ke atas. Memang Nokia tidak pernah main-main dengan perangkat barunya ini. Selain memberi tampilan yang berbeda,  Nokia juga membekali perangkatnya ini dengan berbagai teknologi yang mumpuni. Seperti Nokia Lumia 800, ponsel ini dibekali dengan kamera Carl Zeiss dengan dua LED Flash. Kinerja ponsel ini juga didukung dengan chipset Qualcomm.
Sesuai dengan daftar spesifikasi Windows Phone, Nokia meletakkan tiga tombol kapasitif  di bawah layar. “Lumia hadir dengan layar 3.7 inci, layar yang diusung merupakan jenis AMOLED dengan teknologi ClearBlack,’’ kata Supervisor Global Teleshop, Bobin Febriyanto kepada Malang Post.
Sukses dengan Lumia 800, Nokia pun terus bereksplorasi. Pabrikan ini kemudian menciptakan berbagai jenis ponsel seri Lumia lainnya. Menariknya, Nokia tidak hanya menciptakan ponsel kelas premium yang menyasar segmen menengah ke atas. Sebaliknya, Nokia juga menciptakan seri Lumia untuk kelas menengah. Yaitu Nokia Lumia 620 dan Lumia  520. Kedua ponsel ini sama-sama dikenalkan pada kwartal pertama dan kedua tahun 2013. Sekalipun hadir di segmen menengah, namun pada kedua ponsel ini Nokia telah banyak melakukan penyempurnaan.
Diantaranya adalah adanya koneksi bluetooth serta slot memori eksternal jenis micro SD. Padahal pada seri sebelumnya, sambungan Bluetooth tidak bida ditemukan, serta Nokia hanya mengandalkan memory internal saja.
“Bentuknya hampir mirip antara Lumia 620 dan 520. Tapi jelas spesifikasinya berbeda,’’ tambah Bobin.
Ia melanjutkan, Nokia telah membekali Lumia dengan dua kamera. Yaitu 5 megapiksel di bagian belakang lengkap dengan lampu flash, dan kamera tambahan berresolusi VGA di bagian depan. Sedangkan Lumia 520, kamera belakang tetap 5 megapiksel, tidak ada flash LED.
Sementara untuk kelas menengah ke atas, Nokia menghadirkan ponsel seri Lumia mulai dari 720, 820, 920, 625, 925 dan paling gress adalah Lumia 1020. Nokia mengemas ponsel Lumia 1020 ini berbeda dengan ponsel Lumia pada umumnya. Itu karena 1020 hadir sebagai ponsel seri kamera.
Nokia melakukan pengembangan serta penyempurnaan, termasuk pada seri 1020 ini. Telah dibekali dengan camera carl zeiss 41 megapiksel, dan kameranya didukung dengan teknologi pure view yang diyakini mampu menghasilkan gambar dengan kualitas sempurna. Ditambah dengan adanya vertical grip membuat ponsel premium ini layak menjadi perangkat foto profesional.
“Hasilnya sangat menawan. Apalagi dengan adanya vertical grip, membuat aktifitas memfoto akan semakin asyik,’’ tandas Bobin.(vik/fia)
=//=
Windows Phone 8, Komputer Dalam Ponsel // judul
MALANG – Tahun 2013 Microsoft juga secara resmi melaunching Windows  Phone 8. Platform inipun secara resmi ditanamkan pada ponsel Nokia seri Lumia. Diantara seri Lumia yang mendukung platform ini adalah, 620, Lumia 720, Lumia 520, Lumia 925, Luma 625 dan Lumia 1020.
Secara tampilan, platform Windows Phone 8 ini berbeda dengan versi sebelumnya.  Menurut informasi, kehadiran Windows Phone 8 ini tidak sekadar OS smartphone untuk menjalankan aplikasi mobile. Tapi lebih dari ini, Windows Phone 8 diharapkan dapat menggantikan fungsi komputer desktop sementara.
“Ada banyak kelebihan pada operating sistem Windows Phone 8. Diantaranya,  resolusi layar yang bisa disetting. Ada tiga pilihan untuk settingan layar pada ponsel dengan OS Windows Phone 8. Yaitu WVGA (800×480 pixel), WXVGA (1280×768 pixel) dan True 720p (1280×720 pixel),’’ kata Team Leader Erafone, Arie Kurnianto kepada Malang Post.
Bukan itu saja, dengan Lumia berbasis Windows Phone 8, Nokia juga menghadirkan Internet Eksplorer (IE) 10 untuk melenggang di dunia maya. “IE yang biasanya hadir di komputer ada di genggaman tangan dengan Lumia. Tapi yang jelas versinya tetap versi mobile,’’ tambah pria asal Surabaya ini.

Dukungan memory eksternal juga hadir melengkapi kelebihan Lumia dengan Windows  Phone 8. Karena pada versi sebelumnya, Nokia tidak pernah memberikan dukungan tersebut. Sehingga pengguna tidak bisa banyak menyimpan file di ponselnya.
Selain itu dengan Windows Phone 8, Nokia juga menghadirkan user interface yang berbeda dengan versi sebelumnya. Tampilan khas bergaya kotak-kotak mirip bentuk lantai berubah total. Dari yang hanya 2 kolom sekarang dapat menampung empat kolom. Itupun bisa dirubah sesuai keinginan pengguna. Tampilannya terlihat lebih hidup karena ikon tersebut dapat bergerak layaknya animasi.

“Nokia dengan Operating Sistem Windows Phone 8 telah didukung dengan NFC. Namun begitu, di sini fitur NFC belum maksimal, karena jaringan yang belum memadai,’’ tambahnya.
Dan paling membuat ponsel berbasis windows phone 8  berbeda adalah adanya Nokia Maps. Dengan Nokia Maps, pengguna tidak perlu lagi khawatir akan kehilangan arah. Bahkan, banyak fitur canggih dalam Nokia Maps, karena pengguna akan mengetahui banyak hal disekitarnya. “Di Lumia berbasis Windows Phone 8 sudah dilengkapi dengan Skype. Sebelumnya aplikasi ini menjadi aplikasi eksternal, tapi di Windows Phone 8, Skype merupakan aplikasi bawaan yang diintegrasikan dengan Voice Over Internet Protocol (VoIP) untuk melakukan panggilan video call langsung,’’ urainya. (vik/fia)