Symbian ‘Tutup Usia’ di 2014

MALANG – Meski sempat berjaya dengan OS Symbian, namun faktanya Nokia tidak ingin berlarut-larut. Itu terbukti,  di hari pertama 2014, Nokia secara resmi menutup Symbian, dan beralih serta fokus pada windows phone.
Seperti dilansir dari ZDNET, Symbian Signed Team yang selama ini mendukung pengembang aplikasi platform tersebut menulis pesan perpisahan singkat di Twitter. "Sampai di sini, kami resmi tutup. Terima kasih atas tahun-tahun yang telah lalu!," bunyi pesan tersebut.
Sebelumnya, beberapa minggu setelah mengumumkan rencana pembelian oleh Microsoft, Nokia memberikan waktu tiga bulan bagi komunitas pengembang aplikasi Symbian untuk menyalurkan update terakhir untuk judul-judul aplikasi yang disalurkan melalui Nokia Store.
Symbian lahir tahun 1998 lalu. Sistem operasi ini merupakan hasil perpaduan berbagai vendor Informasi Teknologi (IT), yakni Nokia, Ericsson, Motorola, dan Psion. Symbian sendiri diciptakan dengan tujuan membuat sebuah system operasi yang dapat digunakan oleh empat vendor IT tersebut.
Kehadiran Symbian saat itu sangat menarik perhatian. Bahkan, banyak peneliti mengatakan berkibarnya Nokia sendiri berkat OS Symbian. Lantaran itu juga tahun 2008 lalu, Nokia memutuskan untuk mengambil alih (mengakuisisi)  Symbian dan mengontrolnya sendiri.
“Ponsel pertama Nokia yang menggunakan platform Symbian adalah Nokia 7650. Pada zamannya tahun 2002 lalu, ponsel ini banyak diminati. Karena selain menjangkau semua segmen. Paling menarik adalah ponsel ini hadir dengan fitur kamera,’’ kata Promotor Nokia Wahyu Wibosono kepada Malang Post.
Sukses merebut pasar, Nokia pun terus melakukan pengembangan, dengan menciptakan berbagai model ponsel besutannya. Tentunya, platform yang digunakan adalah Symbian. Seperti Nokia 6800 dengan keypad candy bar, atau 7600 dengan desain daun. Disaat BlackBerry mulai menyerang Nokia pun menciptakan ponsel dengan desain qwerty serupa. Saat itu Nokia memuculkan produk E Series seperti E71, E63 dan E72. Produk E Series ini mulai dipasarkan tahun 2008.
Berkibarnya karir Nokia dengan platform Symbian ternyata tidak sepanjang masa. Itu seiring dengan masuknya Platform Android dan iOS yang digunakan Apple pada produk iPhonenya. Imbasnya, Nokia pun memutuskan untuk tidak lagi menggunakan platform Symbian dan beralih pada platform Windows Phone.
“Produk terakhir Nokia yang menggunakan platform Symbian adalah Nokia 808 PureView. Ponsel yang dikenalkan pada pertengahan 2012 lalu, memiliki kemampuan foto yang mengagumkan,’’ tambah Wahyu.
Masa transisi Symbian dengan Windows Phone memang cukup mengagetkan pasar. Terutama pecinta smartphone. Banyak mereka yang penasaran dengan ponsel Nokia berbasis Windows Phone tersebut. Namun begitu, keberadaannya tidak sepopuler Android, yang hingga saat ini masih tetap berjaya.
Sekalipun tidak lagi menjadi platform, tapi Wahyu mengatakan pengguna masih tetap bisa menggunakan ponsel yang berbasis Symbian. Hanya saja, pengguna tidak bisa bebas, dan tidak bisa melakukan upgrade OS seperti platform lain.
“Telepon dan SMS masih bisa menggunakan Symbian. Hanya saja untuk upgrade OS tidak bisa lagi,’’ tandas Wahyu yang mengatakan Symbian merupakan operating sistem sederhana, namun memudahkan pengguna karena aplikasi di dalamnya sangat menarik.(vik/fia)