Dicaplok Facebook, WhatsApp Bebas Iklan

ADA satu kelebihan WhatsApp dibanding aplikasi berbagi pesan lainnya. Apalagi kalau tampilannya yang sederhana, mudah digunakan, dan yang terpenting steril dari iklan. Yup, yang disebut terakhir ini yang membuat pengguna kesengsem sama WhatsApp.
Hal ini dapat dimaklumi mengingat iklan yang nyelonong di layar smartphone saat menggunakan aplikasi bikin gusar kenyamanan pengguna. Lantas, apakah prinsip ini akan berubah setelah WhatsApp dibeli Facebook?
Syukurlah, kekhawatiran itu ditepis CEO WhatsApp Jan Koum. Dia menegaskan WhatsApp tetap steril dari iklan dan siapapun tetap dapat menikmati layanan itu secara cuma-cuma. WhatsApp juga bisa dibenamkan di berbagai smartphone dan lintas platform.
Koum menekankan tak akan ada iklan yang nyelonong tiba-tiba saat aplikasi itu diaktifkan. "Itu telah menjadi yang prinsipil di produk WhatsApp," tegasnya dalam postingan di blognya.
Tak ketinggalan, dia memuji timnya yang mampu membesarkan WhatsApp dalam kurun lima tahun saja dan menjangkau lebih dari 450 juta pengguna di seantero dunia. Koum percaya kehadiran Facebook akan membuat WhatsApp makin maju dan berkembang ke depannya.(trb/fia)