Ponsel Low End untuk Pemula

MALANG – Persaingan pasar pada produk ponsel memaksa vendor untuk terus kreatif. Tidak terkecuali Samsung.Perusahaan berbasis di Korea Selatan ini berusaha memenuhi segala keinginan konsumen untuk produk cellularnya. Tentunya, Samsung tidak hanya terpacu menciptakan ponsel kelas premium, namun juga menciptakan ponsel kelas entry level.
Salah satu produk ponsel kelas bawah tersebut adalah Samsung Galaxy Star Plus.
Kehadiran perangkat ini disinyalir sebagai penyempurna Samsung Galaxy Star Duos yang lebih dulu dikenalkan. Namun begitu, pada perangkat ini raksasa teknologi ini tidak banyak memberikan sentuhan baru.
Sesuai dengan segmenyasinya di kelas menengah ke bawah, perangkat yang dibandrol pada harga Rp 1.2 juta ini pun hanya mampu bergerak di jaringan 2G. sehingga Galaxy Star Plus dipastikan akan melambat saat berada wilayah 3G.
“Di wilayah yang tidak tercover jaringan 3G, jaringan 2G memang menguntungkan, namun saat dibawa ke area jaringan 3G, tentunya jaringan 2G ini akan kalah, sehingga saat digunakan internetan, pengguna pun harus bersabar,’’ kata Karyawan Karna Jaya, Fitri Hidayah.
Sementara secara performa, kinerja Galaxy Star Plus ini sudah lebih baik dibandingkan versi sebelumnya. Itu dibuktikan, saat perangkat ini mulai dioperasikan. Prosesor Single Core ARM Cortex-A5 berkecepatan 1 GHz dipadukan RAM 512 MB, mampu melakukan booting secara cepat. Saat tombol on ditekan, pengguna langsung mendapatkan logo Samsung terdapat pada layar. Tampilan logo terlihat sangat halus, dan tidak pecah-pecah, dan berjalan tanpa tersendat. Tidak lama kemudian, setelah tampilan logo, perangkat ini langsung masuk pada halaman utama. Seperti perangkat berbasis Android lainnya, selain walpaper yang tampil di layar utama, di bagian bawah  juga terdapat tulisan Google.
Tentunya tulisan tersebut tidak sekedar hiasan, tapi berfungsi sebagai shortcut untuk melakukan pencarian via Google saat jari pengguna menyentuhnya. Di bagian lain, pengguna juga akan melihat 8 icon menu . Diantarannya ChatOn, Kamera, Samsung APP, Google Play Store, Log, kontak, pesan dan menu. Sedangkan di bagian bawah, Samsung juga melengkapi dengan tombol home dan back serta menu pengaturan. Dengan tampailnya 8 icon menu tersebut, sudah bisa dipastikan perangkat ini lebih mudah digunakan, dan sangat cocok untuk pemula ataupun manula.
“Menu-menu itu bisa langsung digunakan saat kita menyentuhnya. Seperti menu kontak. Begitu disentuh, kita langsung bisa melihat nomor telepon yang ada pada ponsel. Pencariannya pun mudah, pengguna cukup menuliskan inisial huruf di bagian atas, atau menggeser layar ke atas atau ke bawah, untuk menemukan nama yang diinginkan,’’ katanya.
Meskipun layar perangkat ini cukup kecil, yaitu 4 inci, bukan berarti tidak bisa menampung menu yang banyak. Terbukti, saat tombol menu di sentuh, perangkat ini langsung menampilkan 20 ikon menu di layar utamanya. Secara tampilan memang tidak berbeda dengan perangkat Samsung lainnya, hanya saja skala icon menu lebih kecil. “Layar yang digunakan adalah jenis TFT dengan resolusi WVGA 480 x 800 piksel. Kerapatan warnanya mencapai 233 ppi. Tampilannya cukup lumayan, jika dibandingkan dengan ponsel di kelasnya,’’ tambah Fitri.
Tidak hanya proses booting yang cepat, kecepatan kinerja mesin perangkat ini juga terlihat saat pengguna menyentuh tombol kamera. Seketika, di layar pengguna akan melihat obyek yang akan diabadikan. Tentu saja, meskipun hadir cukup cepat pengguna juga harus puas, lantaran perangkat ini hanya dibekali dengan kamera berkekuatan 2 megapiksel saja. Namun begitu informasinya, kamera tersebut mampu mencetak foto dengan resolusi 1600 x 1200 piksel. Jika memang benar, bisa dipastikan hasil jepretan kamera ponsel dengan kode GT-7262 ini cukup bersih.
Sementara kelebihan lain yang diusung Samsung Galaxy Star Plus, adalah Samsung telah menanamkan  slot kartu Dual SIM. Ponsel ini juga dibekali fitur konektivitas yaitu WiFi 802.11 b/g/n dan WiFi Hotspot, juga terdapat koneksi data seperti Bluetooth v4.0 dan MicroUSB v2.0.(vik/fia)