Kamera Besar Depan Belakang

MALANG – OPPO tidak hanya mengklaim ponsel barunya OPPO R1 sebagai ponsel tangguh karena seluruh bodinya dibalut dengan perlindungan gorilla glass 3. Tapi OPPO juga mengklaim ponsel ini memiliki kemampuan kamera yang luar biasa. Salah satu alasannya adalah, OPPO memasang enam lapisan lensa masing-masing mendukung teknologi BSI. Kamera utamanya yang mendukung lensa dengan kekuatan 8 megapiksel. Sementara untuk diafragmanya kamera OPPO R1 ini bisa membuka hingga aperture f/2.2. Bukaan begitu bahasa para fotografer menyebutnya, menjanjikan hasil foto yang maksimal meskipun diambil dalam kondisi kurang cahaya.
“Kemampuan kameranya setara dengan kamera profesional. Ditambah dengan adanya pengaturan ISO yang bisa dirubah, membuat hasil jepretan ponsel ini tidak terkalahkan,’’ kata Promotor OPPO, Roiza Syahputra.
Lensa dengan kekuatan resolusi  8 megapiksel memang bukan hal baru di ponsel kelas menengah. Seperti Samsung pada seri Galaxy Mega 5.8 dan 6.3, juga mengusung kamera dengan kekuatan lensa yang sama. Namun begitu, untuk hasilnya pihak OPPO mengklaim sangat berbeda.
“Kamera utama OPPO R1 ini juga mendukung beberapa fitur seperti Geo-tagging, touch focus, face detection, panorama,” rinci perempuan berambut sebahu ini.
Selain kamera utama di belakang, OPPO juga membekali perangkat barunya itu dengan kamera berkekuatan 5 megapiksel untuk kamera keduanya. Terletak di bagian depan, kamera ini memungkinkan pengguna untuk melakukan foto selfie.
“OPPO sengaja memberikan lensa dengan resolusi besar di bagian depan untuk menampung keinginan konsumen dalam hal narsis. Kerap kali kamera depan menjadi senjata mereka untuk berfoto selfie. Sehingga lensa yang ditanam pun resolusinya juga sangat kuat,’’ tambahnya, selain untuk mengambil gambar foto, kamera depan OPPO R1 ini juga bisa dimanfaatkan pengguna saat melakukan video call. Kamera depan R1 mampun mendeteksi wajah pengguna dengan baik, sehingga video call pun bisa berjalan lancar.
Namun begitu, meskipun memasang kamera dengan teknologi yang mumpuni, pabrikan asal Cina ini tidak memberikan tombol khusus kamera, seperti yang dilakukan Sony terhadap hampir semua produk ponsel besutannya.
Untuk mengoperasikan kamera, OPPO menyediakan menu ikon kamera. Sedangkan untuk pengambilan gambar, pengguna cukup menempelkan jarinya ke layar. Bagi pengguna yang sebelumnya menggunakan produk Sony tentu saja akan melakukan adaptasi yang cukup lama saat ingin mengambil foto.
“Sebetulnya faktor kebiasaan saja, yaitu ada dan tidaknya tombol shuter. Namun setelah melakukan nadaptasi, dipastinya pengguna akan sangat siap dengan perangkat yang dibanderol dengan harga Rp 4.9 jutaan ini,’’urainya.
Sedangkan untuk spesifikasinya sendiri  Roiza menyebutkan perangkat ini dibekali dengan layar IPS 5 inci, 720 x 1280 piksel. Prosesor quad-core 1,3GHz, menggunakan chipset MediaTek MT6582 dengan , RAM berkapasitas 2GB. Perangkat ini dibekali dengan memory internal 16GB. Namun begitu, OPPO tidak mengizinkan pengguna untuk memperluas wadah penyimpanan data. Itu dibuktikan dengan tidak adanya port untuk memory card pada perangkat ini. Sedangkanuntuk beterainya, perangkat ini dibekali dengan , dan baterai 2.410 mAh.
“Selain banyak fitur yang ditanam, secara fisik peragkat ini juga sangat elegan. Bodinya yang sangat tipis membuat perangkat ini banyak menarik perhatian konsumen,’’ tandas wanita yanng memiliki wilayah kerja di area Malang Plaza ini.(vik/fia)