Ponsel Lemot, Kenali Penyebabnya

MALANG – Ponsel lemot sering kali menjadi masalah bagi para pemilik smartphone. Tak hanya lambat, namun sering kali hang. Pertolongan pertama untuk kondisi ini yang banyak dilakukan adalah dengan melakukan restart dan lepas baterai.
Namun, bagi pemilik ponsel khususnya smartphone, wajib mencari tahu penyebab ponsel menjadi lambat kinerjanya demi meminimalisir kondisi tersebut. Pemilik Rolland Handphone Malang Plasa, Andik Siswanto menjelaskan, penyebab paling besar biasanya berhubungan dengan aplikasi, memory dan RAM.
“Seringkali pengguna smartphone menginstal banyak aplikasi tanpa memperhatikan kapasitas memori internal,” jelas dia.
Pria yang hobi bermusik ini menjelaskan, menginstal banyak-banyak aplikasi sejatinya bukan menjadi masalah, tetapi harus diingat batasan kemampuan yang dimiliki smartphone. Untuk smartphone high-end, yang memiliki memory internal dan RAM besar, biasanya banyaknya jumlah aplikasi, tidak begitu masalah.
“Kalau untuk smartphone berkapasitas memori terbatas, harus pintar-pintar memilih aplikasi agar tidak membebani memori dan kinerja ponsel,”papar Andik.
Pemilihan aplikasi tak hanya untuk memanajemen ruang pada memori, tetapi juga kinerja RAM. Aplikasi yang senantiasa berjalan saat ponsel aktif seperti BBM, Whatsapp, Line, Kakao Talk dan lainnya akan sangat mepengaruhi kinerja.
“Kebiasaan malas menghapus SMS, email juag berpengaruh. Usahakan secara rutin menghapus riwayat percakapan, SMS, atau email yang tidak perlu untuk menjaga performa ponsel,” urai dia.
Prosesor dan Operating System juga sangat berpengaruh terhadap 'smooth' atau tidak smartphonesaat digunakan. Tentu saja prosesor single core dan quadcore akan menghasilkan kinerja yang berbeda jika diberi beban banyak multitasking, menjalankan banyak aplikasi dalam waktu bersamaan.
“Jadi saat ponsel mulai lemot, kemungkinan disebabkan karena Anda terlalu banyak membuka aplikasi pada saat yang bersamaan,” kata dia.
Andik menambahkan, Operating System Android Jelly Bean akan cenderung lebih 'smooth' dibanding dengan Ice Cream Sandwich, karena secara dasar ada fitur baru dari Google yang dikenal dengan project butter.
Smartphone merk A dan B yang spesifikasinya cenderung sama, dalam kinerja bisa sangat berbeda, jika di dalamnya ada UI (User Interface) yang berbeda.  Jadi selain hardware, software sistem operasi yang diolah masing-masing vendor untuk memberikan tampilan dan feature yang khas, sangat berpengaruh.
Ia melanjutkan, bug atau cacat pada operating system sering kali menjadi smartphone tidak bisa berjalan mulus. Biasanya vendor yang baik, akan segera menambal kekurangannya segera dengan update system.(fia)