Nokia Asha 210 kini dibanderol dengan harga yang lebih terjangkau

MALANG – Global Teleshop kembali menggelar promo. Kali ini, giliran produk Nokia seri Asha yang dibanderol dengan harga lebih terjangkau. Ada dua jenis promo yang diberikan kepada konsumen, promo cash back dan cicilan 0 persen untuk pembelian via kartu kredit.
Supervisor Global Teleshop Bobin Febriawan menjelaskan, promo diberikan untuk semua ponsel Nokia seri Asha. Promo tersebut mulai digelar 17 Maret lalu dan akan berakhir 31 Maret mendatang.  Untuk promo cash back, pihaknya memberikan cash back Rp 50 ribu–Rp 125 ribu. Promo cash back ini diberikan untuk seri Asha di antaranya Asha 501, Asha 205, Asha 206, Asha 208 dan Asha 210. “Selain cash back, pembeli yang melakukan pembayaran menggunakan kartu kredit tidak dikenakan bunga, alias cicilan 0 persen, 6–12 bulan,” kata pria asal Malang ini.
Promo cash back dan cicilan 0 persen ini dikatakan Bobin berlaku secara nasional. Tujuannya adalah, untuk meningkatkan penjualan. Diakui oleh Bobin, dibandingkan produk Lumia, seri Asha memang kurang dilirik. “Dengan ada promo ini diharapkan akan meningkatkan penjualan. Selain itu, juga sekaligus sebagai bentuk ucapan terima kasih kepada konsumen yang loyal kepada Global Teleshop,” katanya.
Sementara untuk produk Asha sendiri paling baru adalah Asha 210 dan Asha 501. Kedua produk tersebut dikenalkan kepada masyarakat akgir tahun 2013 lalu, dan keduanya sama-sama menyasar segmen menengah. “Secara fisik berbeda, Asha 210 dibekali dengan keypad, sedangkan Asha 510 merupakan ponsel touch screen,’’ katanya.
Meski tidak dibekali dengan Operating System (OS) Windows Phone layaknya ponsel Lumia, bukan berarti pengguna tidak bisa melakukan update media sosial. Sebaliknya, Nokia sudah menyediakan beberapa aplikasi bawaan, seperti Facebook, Twitter, ataupun WhatsApp. Perangkat ini juga dilengkapi dengan beberapa aplikasi keren pengembangan dari Nokia seperti Here Drive dan banyak lainnya.
“Fisiknya yang didesain dengan warna-warna ceria sedikit memberikan kesan jika perangkat ini menyasar kaum pelajar dan mahasiswa,” tandas Bobin. (vik/nda)