Galaxy Ace 3 dan Core Jadi Primadona

MALANG – Meskipun bukan tergolong barang baru, dua varian Samsung tetap menjadi primadona dalam penjualan. Adalah Galaxy Ace 3 dan Galaxy Core. Dua ponsel layar sentuh yang menyasar segmen menengah ini menjadi menjadi produk best seller hampir di semua gerai penjualan ponsel.
Di Tiga Putra contohnya, setiap hari dua perangkat ini laku hingga 5-7 unit. Kondisi etrsebt membuat outlet tersebut sering kali kehabisan stok. “Galaxy Core kami kehabisan stok, kemarin sudah di order tapi belum datang, mungkin kalau tidak sore ini (kemarin) besok (hari ini) unitnya datang,’’ kata Marketing Tiga Putra, Nurul Alfiana kemarin.
Fian begitu gadis ini kerap dipanggil mengatakan, habisnya stok dua perangkat ini bukan kali pertama terjadi. Sebelumnya juga pernah. Namun begitu, kondisi tersebut tidak berlangsung lama. Sehingga sama sekali tidak mengganggu dalam penjualan.
Angka penjualan itu menurut Fian mengalahkan Samsung Galaxy Mega 5.8. Menurutnya, penjualan Samsung Galaxy Mega  5.8 laris di awal-awal perangkat ini diluncurkan. Namun seiring waktu angkanya merosot. “Kalau Galaxy Mega 5.8 setiap hari kami keluar 2-3 unit,’’ tambahnya.
Senada Marketing Cell-Cell, Malang Plaza  Delly Puspita mengatakan dibandingkan beberapa varian Samsung lainnya, Galaxy Core dan Galaxy Ace 3 merupakan produk best seller. Sejak perangkat ini dikenalkan. Penjualan awalnya memang bersaing dengan Samsung Galaxy Mega 5.8, tapi seiring waktu penjualan Samsung Galaxy Mega5.8 justru merosot, sedangkan Samsung Galaxy Core dan Galaxy Ace 3 tetap melaju di pasaran.
Kondisi yang sama juga terjadi di gerai penjualan ponsel modern. Di Global Teleshop contohnya, Galaxy Core dan Galaxy Ace 3 menjadi best seller. Meskipun tidak sebanyak di gerai atau toko tradisional, namun angkanya penjualan cukup lumayan.
“Dalam satu minggu untuk produk Galaxy Core dan Galaxy Ace 3 rata-rata kami menjual hingga 15 unit. Tentunya, penjualan paling banyak tetap terdapat pada hari libur,’’ kata supervisor Global Teleshop Bobin Febriyawan.
Larisnya penjualan dua produk ini, selain karena harga yang lebih terjangkau, pihaknya juga banyak memberikan penawaran promo. Terutama cash back, yang nilainya bisa mencapai Rp 500 ribu.
“Sertiap hari pasti ada unit yang laku dari keduanya. Dan saat ini keduanya masih menjadi produk best seller, selain beberapa varian Samsung lainnya,’’ urainya.
Bobin mengatakan, dibandingkan dengan merek lainnya, ponsel besutan perusahaan berbasis di Korea Selatan ini lebih banyak diminati untuk smartphone dengan operating system Android.  Berdasarkan data penjualan, rata-rata lebih dari 50 unit baik ponsel maupun tablet Samsung yang laku terjual. “Nomor satu masih tetap Samsung, disusul dengan Lenovo, selanjutnya Sony dan Nokia, baru kemudian LG dan BlackBerry,’’ tandas Bobin.
Sementara secara umum, Samsung Galaxy Core merupakan ponsel dengan sistem operasional Android versi 4.1.2 Jelly Bean, dengan layar 4.3 inci. Perangkat ini bekerja dengan prosesor dual core masing-masing memiliki kecepatan 1.2 GHz. Sedangkan kameranya, Samsung menanamkan lensa berkekuatan 5 megapiksel di belakang dan 2 megapiksel di depan.
Sedangkan Samsung Galaxy Ace 3, merupakan ponsel dengan layar 4 inci, yang berjalan dengan sistem operasional Android 4.2 Jelly Bean. Perangkat ini bekerja dengan prosesor dual core dengan kecepatan masing-masing 1 GHz. Sementara kameranya, Samsung juga menanamkan dua kamera, masing-masing 5 megapiksel di belakang dan kamera depan mengandalkan lensa VGA.(vik/fia)