Titik WiFi dan Hot Spot Bertaburan di Malang

MALANG – PT Telkom Indonesia Wilayah Telkom (Witel) Jatim Selatan bekerjasama dengan Pemerintah Kota Malang menyulap alun-alun Merdeka Kota Malang menjadi Cyber Park.  Sesuai namanya Cyber Park, pengunjung atau wisatawan yang datang tidak hanya disuguhi dengan pemandangan alam yang indah, serta mendengarkan kicauan burung yang merdu, namun pengunjung juga bisa berselancar di dunia maya dengan gratis ataupun berbayar. Itu karena di Alun-Alun Merdeka Kota Malang, PT Telkom Witel Jatim Selatan telah memasang fasilitas hot spot berupa WiFi ID.
General Manager PT Telkom Indonesia Wilayah Telkom (Witel) Jatim Selatan, Erwin Aristiawan, mengatakan, sedikitnya ada enam akses poin (AP) WiFi ID yang diletakkan di alun-alun Merdeka. WiFi ID mempu mengantarkan pengunjung untuk berselancar di dunia maya dengan kecepatan 10-14 mbps. Artinya, dengan  WiFi ID tersebut, pengunjung bisa berselancar di dunia maya dengan cepat tanpa lemot, dengan biaya gratis ataupun berbayar.
“Untuk bisa menikmati layanan WiFi ID pengunjung Alun-alun hanya perlu membawa notebook, tablet atau telepon pintar,’’ katanya.
Erwin juga mengatakan, alun-alun Merdeka Kota Malang ini menjadi salah satu area publik untuk pemasangan WiFi ID. Tujuannya jelas, yaitu memberikan kemudahan kepada pengunjung untuk berselancar internet. “Jika sebelumnya orang datang hanya duduk, dan menikmati pemandangan seputar alun-alun saja, tapi kini pengunjung juga bisa berselancar internet dengan nyaman. Mereka juga tidak perlu takut atau kawatir, saat mengeluarkan notebook atau tablet untuk internetan, karena di areal alun-alun ini juga ada polisi yang melakukan pengawasan’’ katanya.
Dia juga mengatakan untuk mengakses internet menggunakan WiFi ID ini sangat mudah. Saat ingin berselancar internet pengguna hanya perlu menghidupkan WiFi melalui perangkatnya, dan memilih WiFi ID sebagai ilihan akses atau jaringan internet. Seketika itu pengguna diwajibkan memasukkan user name dan password.
“User name dan password bisa didapatkan melalui Spin Card, yang bisa dibeli dengan harga Rp 1000 dan Rp 5000. Spin Card ini digunakan seharian penuh tanpa batasan kuota. Sedangkan untuk yang gratis pengguna hanya perlu daftar melalui sms dengan mengetik net free kirim ke 8108 untuk mendapatkan user name dan password,’’ kata pria berkelapa plontos ini.
Hanya saja, fasilitas WiFi ID gratis tidak bisa digunakan seharian, karena pihak PT Telkom membatasi 30 menit saja, dan internet seketika terputus. “Jika mau internetan lagi pengguna harus daftar lagi, untuk bisa mendapatkan user name dan password lagi, karena user name dan password yang lama tidak bisa lagi digunakan,’’ tambah Erwin.
Terkait dengan WiFi ID, Erwin pun menjelaskan detail. WiFi ID merupakan salah satu program PT Telkom Indonesia,  menuju Indonesia Digital Sosiety (Indiso). Program  Indiso ini memiliki empat tujuan utama.  Pertama, membantu proses pengawasan dan pengembangan teritorial oleh pemerintah atau disebut IndiGov. Kedua, IndiSchool, di mana dengan disebarkannya peralatan informatika kepada anak didik, yang diharapkan dapat memicu daya kreasi agar lebih terampil dalam teknologi dan inovasi.
Selain itu, Erwin juga mengatakan tujuan ketiga adalah, IndiPreneur, yaitu di mana dengan alat digital dapat mengembangkan usaha kecil dan menengah. Tujuan terakhir Indiso ini adalah IndiFinance, di mana setiap individu masyarakat dapat melakukan transaksi secara online dengan item-item yang telah disediakan oleh Telkom.
“Saat ini sudah ada 1000 AP WiFi ID terpasang di Kota Malang. Jumlah tersebut akan terus bertambah, targetnya pada akhir 2015 nanti kami menargetkan 15000 AP terpasang diseluruh Witel Jatim Selatan,’’ tandasnya.(vik/fia)