Evercoss P7 Lebih Mirip Kalkulator

MALANG - Maraknya ponsel layar sentuh dengan berbagai teknologi yang  mumpuni tidak membuat  Evercoss kalap. Terbukti, pabrikan lokal berbasis di Cina ini masih menciptakan ponsel yang hanya mengandalkan fitur biasa. Yakni Evercoss P7. Ponsel baru ini beredar di pasar gadget Malang Raya sejak sepekan kemarin, dengan harga Rp 300 ribuan. Meski hadir tanpa teknologi mumpuni, namun desainnya berbeda dengan ponsel kebanyakan.
Seakan ingin kembali di masa jadul, Evercoss mengemas perangkat ini dengan bodi sangat tebal. Tentunya bodi tebal tersebut cukup aneh dilihat seiring saat ini banyak vendor mengemas ponselnya dengan ramping. Bukan itu saja, selain bodinya yang tebal, perangkat ini juga cukup lebar. Uniknya, meski bodynya lebar, keypad yang tertanam tidak bergaya QWERTY layaknya ponsel yang memiliki bodi lebar.
Evercoss mengemas keypad pada perangkat ini dengan gaya nomerik. Alhasil, tombol keypad yang tertanam pun sangat besar-besar.  Orang yang melihat perangkat inipun sama sekali tidak yakin, jika Evercoss P7 adalah produk ponsel. Lantaran bentuknya yang lebih mirip kalkulator.
"Bodi tebal bukan tanpa alasan, karena di dalam perangkat ini, Evercoss juga menanam speaker besar," kata Marketing Cell-Cell Malang Plasa, Delli Puspita.
Speaker yang tertanam tersebut akan memberikan efek suara maksimal saat pengguna memainkan musik menggunakan perangkat ini.  Alias, saat memainkan musik, pengguna tidak perlu lagi memberikan speaker tambahan, karena suaranya yang tercipta dari perangkat sudah menggelegar. "Ini merupakan ponsel seri musik," katanya. Selain speaker, kelebihan lain yang disung perangkat ini adalah ketahanan baterainya. Menurut Delli, perangkat ini mampu hidup selama 28 hari dalam kondisi standby.
Kondisi baterai yang tahan lama tersebut ditawarkan kepada  pengguna yang memiliki aktifitas mobiling sangat tinggi. "Smartphone umumnya hanya mampu hidup selama 8 jam saja. Dan tidak bisa digunakan setelah baterainya habis. Tapi dengan perangkat ini, aktifitas komunikasi tetap lancar, karena saat digunakan secara aktif, perangkat ini masih bisa bertahan hidup selama 400 jam,” pungkasnya. (vik/mar)