Notebook Cooler Lebih Variatif

MALANG – Maraknya penjualan produk notebook juga dimanfaatkan berbagai pabrikan elektronik untuk menciptakan perangkat pendukungnya. Salah satunya adalah notebook cooler. Perangkat ini sengaja diciptakan, karena memiliki fungsi mampu menstabilkan suhu pada notebook. Seperti pada perangkat atau aksesori ponsel, dari waktu ke waktu bentuk notebook cooler ini pun berubah. Terbukti, yang beredar saat ini memiliki bentuk sangat variatif, seperti bentuk kaset, bentuk tas, atau bentuk lainnya.
Coldplayer salah satunya. Perusahaan lokal yang memproduksi notebook cooler atau biasa disebut coolpad ini sudah banyak menciptakan produk coolpad. Tentun saja, coolpad yang diciptakan tersebut memiliki bentuk yang sangat variatif. Mulai dari bentuk bentuk kaset dan bentuk tas, atau bentuk unik lainnya.  Dijelaskan marketing Aksesories Komputer Plasa Dieng, Heni Setyowati. Tren coolpad terus berubah.
“Tahun lalu, trend coolpad memiliki bentuk dengan tiga kipas yang dilengkapi dengan lampu LED. Lampu LED tersebut seketika menyala saat coolpad tersambung pada port USB pada notebook,” ungkapnya. Heni juga mengatakan, meskipun tidak selaris aksesori ponsel, namun kehadiran notebook coller atau biasa disebut dengan coolpad ini sangat penting. Terutama untuk pengguna notebook yang aktif.
“Suhu panas pada notebook memang tidak mengganggu jika terjadi dalam waktu singkat. Namun akan berakibat fatal, jika suhu panas tersebut terus menerus terjadi. Mulai kinerja notebook melambat, hingga terjadi pembakatan hardware dalam perangkat,” terangnya.  Heni juga mengatakan, seperti aksesori notebook lainnya, Coldplayer menciptakan coolpad dengan berbagai ukuran. Mulai dari ukuran 10.1 inci, 14 inci, 15 inci, hingga 17 inci.
Ukuran tersebut memberikan kemudahan kepada pengguna untuk memilih. Kalau ukuran notebooknya 14 inci, yang lebih afdolnya menggunakan coolpad dengan ukuran tersebut. Kalau pakai yang ukuran 10.1 inci, kan pendinginannya tidak maksimal. Untuk harganya, Heni mengatakan coolpad besutan coldplayer ini dibanderol dengan harga bervariatif. Yaitu mulai Rp 75.000 hingga Rp 150.000.  “Bentuk dan ukuran salah satu faktor yang mempengaruhi harga,’’ tutupnya. (vik/mar)