Uji Speedtest, XL Raih Penghargaan Khusus

Setelah berhasil mengakuisisi Axis Indonesia, PT XL Axiata, terus membenahi kualitas layanannya. Kali ini, perusahaan telekomunikasi milik Malaysia itu, telah meningkatkan kualitas jaringannya di setiap BTS, khususnya di Surabaya.
‘’Untuk Surabaya, telah dilakukan peningkatan kualitas jaringan. Hasilnya, kami mendapat penghargaan Uji Kelayakan Jaringan dari Majalah Gadget,’’ kata Imam Mualim, GM Finance Management Service XL kepada MP di kantornya, Jumat siang.
Dikatakan Imam, pihaknya tengah mengerjakan network quality improvement dengan menambah kapasitas dan pergantian perangkat pada setiap BTS XL. Dimana progam ini dijalankan dengan menggunakan pendekatan holistik yang melibatkan aspek teknis dan bisnis.
‘’Kedua langkah ini sekaligus menjadi pembeda antara program ini dengan program modernisasi lainnya yang telah kami lakukan sejauh ini. Kami berencana implementasikan program ini ke seluruh wilayah XL East Region,’’ harapnya.
Secara teknis, Imam menyebutkan, untuk memfasilitasi peningkatan volume trafik XL meningkatkan kualitas jaringan dengan pendekatan bisnis. Artinya, kualitas pelayanan tidak melulu hanya mengandalkan desain teknis jaringan.
Sedang dari aspek teknis, lanjut dia, pelanggan diberikan ketepatan waktu, akselerasi alih teknologi 2G menuju 3G dan optimasi. Program ini memadukan aspek bisnis seperti strategi pemasaran, prioritas penjualan dan strategi distribusi yang tepat.
‘’Harapan kami, kekuatan yang sekarang kita miliki ini menambah kepercayaan konsumen atau pelanggan. Apalagi, sekarang kami juga melayani pelanggan dari Axis yang baru saja diakuisisi XL,’’ timpal Saputro, Humas XL Surabaya, yang ikut mendampingi Imam.
Sementara itu dari data yang dihimpun Malang Post menunjukkan, proyek peningkatan kualitas jaringan di Surabaya dilakukan dalam  4 fase. Untuk fase 1 meliputi area Gubeng, Asemrowo, Margorukun, Tambakwedi, East Coast hingga ke Laguna. Kemudian fase 2 meliputi Dharmahusada Indah, Darmo Permai, Dukuh Kupang Barat, Sambi Kerep hingga Lakarsantri.
Terakhir, fase 3 meliputi Tandes Margomulyo, Rungkut Pandugo Baru, Sedati, Joyoboyo Tales, DTC Royal, Prapen Indah dan fase 4 Kedurus, Tambak Asri, Pelemahan, Perak dan berakhir di Gembong Sawah.
‘’Hasilnya kerja itu sekarang ditandai kecenderungan meningkatnya trafik voice dan data. Selain itu terjadi peningkatan cakupan sinyal, meningkatnya pemakaian teknologi jaringan 3G XL dan menurunnya pengalaman drop call pelanggan,’’ papar kedunya.
Disebutkan Putro, dalam melakukan tes kelayakan jaringan, Majalah Gadget menggunakan metode pengukuran kecepatan download minimum 2MBps dan kecepatan upload minimum 1MBps.
Aplikasi yang digunakan adalah My Mobile Coverage yaitu aplikasi speed test yang dapat diunduh pada platform IOS, Android & Blackberry. Dan proyek ini dibantu penuh PT Huawei Tech Investment.
‘’Hingga saat ini, jumlah pelanggan east region lebih dari 11,5 juta didukung dengan ketersediaan infrastruktur jaringan fiber optic, serta lebih dari 3.450 BTS 2G dan 2.900 BTS 3G,’’ pungkasnya. (has/fia)