Board Games, Ajak Anak Muda Tak Hanya Fokus pada Gadget

MALANG - Puluhan anak remaja dan pemuda sangat serius melihat tumpukan shako yang di depannya. Sesekali, mereka berteriak dan menghela napas ketika melihat kesulitan di depannya. Pemandangan itu, sangat terlihat jelas ketika event Board Games, yang berlangsung di Lego House, Sabtu (7/6) sore lalu.
Bunyi "pyar" juga terdengar, ketika susunan game Uno Shako ternyata tidak berhasil dipecahkan oleh sang pemain. Tandanya, game selesai dan dia yang menjatuhkan susunan Shako tersebut, harus tersingkir dari dari permainan.
Sie Acara Board Games, Amanda Egatya Talitha mengungkapkan, jika kompetisi ini sengaja diadakan, untuk menguji strategi dan mentalitas anak muda. "Ada beberapa unsur yang dipakai dalam games, yakni strategi serta ketenangan. Bila tidak, ya jatuh susunan Uno-nya," ungkapnya. Menurut dia, Board Games tersebut terdiri dari dua macam yakni Uno Card dan Shako. "Permainan ini digemari anak muda. Begitu pula di Lego House ini," ujarnya.
Menurut dia, Lego House menjadi cafe pertama yang dilengkapi dengan beraneka pilihan board games. Konsep yang jarang ditemui di cafe di Malang Raya. "Tidak ada yang lain lagi tampaknya," ujar Amanda.
Dia menyebutkan, games ini juga mengajak kembali pengunjung cafe untuk lebih menikmati kebersamaan ketika sedang ke kafe. Sebab, seiring dengan maju dan beragamnya gadget, antara satu dengan yang lain terkesan sibuk dengan gadgetnya. "Padahal makan bareng, eh masih sibuk BBM, media sosial atau malah bermain di gadgetnya. Itu yang coba kami tekankan dalam acara ini," tandas dia kepada Malang Post.
Perempuan yang juga presenter salah satu stasiun TV lokal ini menuturkan, bila terdapat berbagai macam hadiah dalam Board Games kali ini. "Memang tidak besar, tetapi banyak voucher juga. Yang penting maksud dari acara tersampaikan, ke kafe ya buat have fun," pungkas dia. (ley/nda)