Huawei Kembali Kenalkan Ponsel Bundling

MALANG - Setelah cukup lama tak terdengar, Huawei kembali eksis dengan satu produk ponsel terbarunya, yakni Ascend Y320. Perangkat yang dirilis pada pertengahan Mei ini dibanderol dengan harga Rp 1 jutaan. Melihat harga yang relatif terjangkau, menunjukkan perangkat ini menyasar segmen menengah ke bawah. Keberadaannya pun bersaing dengan Asus Zenfone 4, Vandroid s4d, atau  Lenovo A316i yang dibanderol dengan harga sama.
Seperti produk Rp 1 jutaan lainnya, Ascend Y320 hanya mengusung spesifikasi standart.  Huawei memang tidak banyak melakukan inovasi dengan produk barunya ini. Sehingga kesan Y320 sebagai produk penyempurnaan dari Ascend Y210 yang dikenalkan Huawei setahun silam, sama sekali tidak nampak. Bahkan aksesoris dalam kemasan, tidak ada perubahan dengan pendahulunya.
"Dalam kemasan, berisi unit Huawei Ascend Y320, kabel USB, adapter (Kepala Charger), baterai, dan earphone, dan,buku panduan,serta kartu garansi," kata promotor Huawei, Naimah. 
Namun begitu, gadis yang akrab dipanggil Immey ini mengatakan ada yang berbeda dengan Ascend Y320, bahkan juga bisa dikatakan menjadi sebuah kelebihan. Yakni, pengguna bisa mendapatkan cash back Rp 600 ribu.
"Cash back diberikan untuk pelanggan SimPati. Setiap top up minimal  Rp 40 ribu per bulan pelanggan langsung mendapat cash back Rp 25 ribu akan diberikan selama 24 bulan,” rincinya.
Selain itu, pelanggan juga mendapatkan bonus gratis 500 SMS, 500 menit plus kuota data  2 GB per bulan selama 6 bulan. Pengguna juga mendapatkan gratis kuota data 1 GB. "Untuk bonus 1 GB berlaku pemakaian 7 hari pertama," kata Immey sembari mengatakan, bonus tersebut hanya berlaku untuk ponsel bundling Telkomsel.
Sementara untuk perangkatnya sendiri, ponsel ini tidak ubahnya dengan ponsel seharga Rp 1 jutaan lainnya. Huawei membekali perangkat barunya ini dengan layar 4 inci. Teknologi pada layarnya pun standart, yakni hanya WVGA dengan resolusi 800x480 piksel.
“Jika dibandingkan dengan tampilan smartphone saat ini yang rata-rata memakai layar HD, tampilan layar Y230  terlihat sedikit kusam dengan gambar yang sedikit putih,” ujar dia.
Sementara kinerjanya, perangkat ini juga biasa. Meskipun tidak cepat, kinerja ponsel berdimensi 126 x 64 x 11.15 mm ini juga tidak bisa dibilang lambat. Prosesor Dual Core berkecepatan 1.3 GHz, dipadu dengan memori RAM 512 MB memberikan sinyal positif, untuk menjalankan aplikasi-aplikasi standart. Operating sistem Android versi 4.2 yang mengiringi ponsel seberat 123 gram ini juga memudahkan pengguna untuk mengunduh berbagai aplikasi yang tersedia di Google Play Store.
Jika vendor lain menciptakan ponsel dengan dua kamera untuk kelas menengahnya, Huawei justru hanya menanamkan satu kamera saja. Lensa yang ditanam memiliki resolusi sangat kecil, yakni 2 megapiksel. Untuk foto outdoor di bawah sinar matahari, atau dengan cahaya yang cukup, hasil jepretan Huawei Ascend Y320 memang lumayan. Tapi begitu, pengguna tidak akan mendapatkan hasil memuaskan saat berfoto di tempat yang kurang cahaya ataupun malam hari.
Sedangkan baterainya, ponsel ini mendukung baterai berkapasitas 1350 mAh. Sedikit lebih besar dibandingkan dengan baterai Asus zenfone 4 yang hanya memiliki baterai berkapasitas 1200 mAh. Dengan kondisi baterai tersebut, pengguna pun bisa berlega hati, karena baterainya sedikit tahan lama.(vik/fia)