Aksi Gila Pendiri Para Pembesut Startup

Kesuksesan yang didapat para penggiat startup tak didapat dalam waktu singkat. Perlu inovasi, perjuangan atau bahkan kegilaan yang harus dilakukan biar dilirik.
Jika pendiri Microsoft Bill Gates dan pembesut Facebook Mark Zuckerberg melakukan pengorbanan dengan memilih keluar (drop out) dari kampus idaman, maka beda lagi dengan para perintis startup ini.
Ada yang berkorban dengan menjual kotak sereal, dicap sebagai spammer oleh Google hingga harus menyewa demonstran serta supir taksi untuk mempromosikan produknya.
Namun perjuangan mereka ternyata tak sia-sia. Sebaliknya, 6 orang pembesut startup ini terbukti berhasil memperoleh kesuksesan dari aksi gilanya tersebut.
Siapa saja mereka dan bagaimana aksinya? Seperti dilansir Business Insider, berikut 6 aksi gila para pendiri startup demi mengejar kesuksesan:

Jualan Sereal
AirBnB merupakan layanan yang dapat membantu orang-orang yang ingin menyewakan kamar atau tempat tinggal kepada para pelancong/traveler.
Saat ini, startup tersebut diperkirakan telah bernilai USD 1,3 miliar.
Namun Anda jangan cuma melihat hasil yang mereka raih sekarang. Dulu, pembesut AirBnB harus berjuang habis-habisan demi menggaet investor yang mau mengucurkan modal.
Bahkan, salah satu pendiri AirBnB sampai harus jualan sereal. Hal inilah yang akhirnya memunculkan ide para pendiri AirBnB untuk mencari pendanaan lewat menjual sereal.
Mereka membeli sereal dalam jumlah besar untuk kemudian dijual kembali. Namun tak langsung menjualnya, mereka mengganti kotak kemasan sereal yang asli dengan kemasan baru yang bergambar tokoh politik yang cukup populer saat itu, yakni Obama dan McCain yang kala itu tengah memperebutkan kursi presiden Amerika Serikat.
Di luar dugaan, produk sereal tersebut ternyata diminati. Dalam dua bulan terjual sekitar 800 kotak sereal dengan harga USD 40 tiap kotaknya. Mereka pun memperoleh masukan sebesar USD 30 ribu yang akhirnya dijadikan modal untuk membesarkan nama AirBnB yang lumayan dikenal saat ini.

Bikin Ribuan Akun Palsu
Jurus yang dilancarkan pendiri startup Reddit beda lagi saat baru pertama kali dirilis.
Saat ini layanan website yang kontennya berbasis user generated ini telah diakses lebih dari 731 juta unique visitor. Namun nyatanya bukan hal gampang menorehkan pencapaian tersebut.
Pertama dikenalkan ke publik pada tahun 2005, bisa dibilang tak ada yang tertarik mengunjungi Reddit. Disebut hanya beberapa pengguna saja yang mendatanginya.
Namun pendiri Reddit tak kehabisan akal, agar terlihat seakan ramai dan tengah ngehits, dirinya membuat ribuan akun palsu di layanan yang dibuat itu.
Ternyata, strategi ini berhasil. Pengguna internet mulai ramai mengakses Reddit. Bahkan mereka juga tak mempedulikan akun palsu yang juga lalu-lalang di dalamnya. Sedikit demi sedikit akun palsu itu pun dikurangi seiring peningkatan pengakses yang bertambah.
Pendiri Reddit menyebut tindakan yang dilakukannya sebagai filosofi "fake it ‘til you make it".

Bayar Akun agar Mau Jadi Member
Keluar duit dulu sebelum menghasilkan yang lebih banyak lagi, mungkin jadi filosofi yang dianut pendiri PayPal.
PayPal kini telah menjadi online payment service besar dengan mencatatkan transaksi senilai USD 315,3 juta tiap harinya.
Jauh berbeda saat pertama kali diluncurkan beberapa waktu silam. Karena tak banyak yang tertarik menggunakan jasanya, pendiri PayPal disebut rela membayar tiap pengguna yang baru gabung sebesar USD 10 per orang.
Terdengar aneh memang dimana startup lainnya berlomba-lomba meraih uang, PayPal malah membuang-buang uang di awal kehadirannya. Untungnya strategi 'gila' yang dilakukan pendiri PayPal itu berhasil, banyak pengguna yang mulai berbondong-bondong menggunakan layanannya.
Besaran uang yang dikeluarkan pun berhasil terganti setelah PayPal berhasil memiliki 1 juta pengguna aktif setahun setelah diumumkan.

Dimusuhi Gmail
Apa yang dilakukan pendiri The Muse yang merupakan website pencari kerja juga tak kalah gilanya. Salah satu pendirinya yang bernama Kathryn Minshew mempromosikan website garapannya dengan memborbardir Gmail.
Awalnya email promosi yang disebarnya ke pengguna Gmail kenalannya belum dianggap mengganggu. Namun seiring waktu jumlah yang dikirimkannya semakin menggila.
Lama kelamaan, Google jengah juga. Sampai akhirnya menganggap email promosi The Muse sebagai spam dan ditutup oleh raksasa internet tersebut.
Tak hanya itu, demi mendapatkan dana, Minshew juga membuat pesta peluncuran The Muse yang mewajibkan yang hadir untuk membayar tak sampai USD 10. Pesta ini ternyata berhasil mengumpulkan uang sebanyak 3 dus. Tak dijelaskan berapa jumlah yang diperolehnya.
Selain itu Minshew juga rela berkorban menjamin gaji karyawan yang menangani The Muse dengan menggunakan tabungan pribadinya.

Kirim Ribuan Email
Pinterest yang kini dihuni sekitar 70 juta pengguna juga tak langsung meraksasa. Perlu perjuangan dari pembesutnya agar sampai pada tahap sekarang.
Ben Silberman, salah satu pendirinya bahkan harus berkeringat untuk lebih menarik perhatian dan menunjukkan pelayanan personal kepada para pengguna Pinterest. Ia mengirimkan pesan ke 7.000 pengguna pertama Pinterest secara langsung.
Pada pesan personal tersebut Silberman ingin meminta tanggapan para pengguna tentang layanan yang dibesutnya tersebut.
Terbukti, cara ini berhasil, kini ada ratusan ribu pengguna yang mengakses pinterest setiap harinya.

Sewa Pendemo
Salesforce -- pemain di ranah cloud computing -- yang dinobatkan oleh Forbes sebagai salah satu perusahaan paling inovatif di Amerika Serikat punya 'cerita perjuangan' yang lebih nyeleneh.
Mungkin inilah aksi paling gila yang pernah dilakukan pendiri startup untuk mempopulerkan produknya.
Marc Benioff, sang pendiri Salesforce, pernah menyewa sekelompok orang untuk mendemo suatu acara konferensi yang sedang digelar oleh perusahaan yang menjadi pesaingnya.
Tak cuma itu, ia juga mengomandoi seluruh taksi di dekat acara tersebut untuk mempromosikan produk Salesforce dalam perjalanan selama 45 menit, bagi pengunjung yang akan menghadiri atau pulang dari acara tersebut.
Hal gila lainnya yang dilakukannya adalah mengadakan pesta besar mempromosikan perusahaannya dengan mengundang sebanyak 90 ribu orang untuk menghadirinya.
Dalam meramaikan pestanya, Benioff juga menyewa musisi kelas kakap seperti Metallica, MC Hammer, dan Red Hot Chili Peppers dan pemimpin bisnis seperti Richard Branson dan Tony Robbins.(dtc/fia)