Cari Rute Tercepat Menggunakan Nokia XL

MALANG –   Beberapa waktu lalu Nokia mengenalkan ponsel android pertamanya, yakni seri X dan XL. Nokia X yang hadir pertama di pasar Indonesia sempat mengecewakan, lantaran perangkat ini tidak sesuai dengan yang digembar-gemborkan. Berbeda dengan seri XL. Ponsel yang hadir awal Juli lalu di pasar Indonesia, justru lebih banyak diminati pecinta gadget.  Lalu apa yang menjadi kelebihan perangkat ini?
Customer Service Erafone, Nikko Wahyudi mengatakan, kelebihan pertama yang dimiliki Nokia XL adalah layarnya lebih besar. Ya dibandingkan dengan seri X yang memiliki layar 4 inci, layar Nokia XL lebih luas 1 inci, yakni 5 inci. Ponsel ini juga dibekali dengan memori RAM lebih besar, yakni 768 MB. Untuk kinerjanya, perangkat ini disupport dengan prosesor Dual Core Qualcomm MSM8625 1 GHz.
Namun  begitu, selain spesifikasi diatas perangkat ini juga memiliki kelebihan lain, yaitu tertanamnya aplikasi HERE Maps dan HERE Drive. Kedua Aplikasi tersebut sengaja ditanamkan Nokia pada XL, untuk memberikan kemudahan penggunanya dalam hal navigasi. Dijelaskan oleh Nikko HERE Maps dan HERE Drive merupakan aplikasi yang dikembangkan Nokia, untuk ponsel berbasis windows phone.
HERE Drive dijelaskan oleh Nikko merupakan layanan peta digital yang sejatinya disisipkan untuk menggantikan peran dari google Map. Menariknya, dengan menggunakan Here Drive, pengguna Nokia X dapat melakukan Navigasi meski dalam keadaan offline tanpa terhubung dengan internet. Pada aplikasi ini, pengguna Nokia XL akan mendapatkan navigasi suara belokan demi belokan, serta arus lalulintas sercara real time. Bukan itu saja, kelebihan lain pada aplikasi ini, pengguna juga dapat menemukan pencarian rute tercepat.
Sedangkan HERE Maps dijelaskan oleh Nikko merupakan aplikasi peta yang menampilkan posisi pengguna. Kelebihan dari aplikasi ini pengguna bisa berbagai tempat menarik di sekitarnya. HERE Maps juga menyediakan informasi rute untuk merencanakan rute ke tujuan yang jauh.
Selain itu, pada Nokia XL, Nokia juga masih menanamkan aplikasi Mix Radio. Sama seperti HERE Drive ataupun HERE Maps, Mix Radio merupakan aplikasi yang dikembangkan Nokia. Pada aplikasi ini, Nokia menghadirkan 21 juta lagu dengan beragam genre musik yang terdiri dari lokal ataupun mancanegara. Mix radio menghadirkan lagi mulai dari Benyamin, Koes Ploes, Noah, rihanna, Hingga Raisa, semuanya ada. Dengan begitu pengguna tak perlu susah susah mengunduh MP3 lagu dan membuang buang memori karena sudah dapat dinikmati melalui Mix radio.
“Aplikasi Nokia lain yang terdapat pada Nokia XL adalah One Drive. Aplikasi ini dibekali dengan fitur ciamik. Yaitu pengguna dapat menyimpan beragam file seperti foto, Video, Musik, dan lain lain secara aman dalam layanan Cloud store. Sehingga tak perlu khawatir file didalam ponsel akan terhapus karena kesalahan penggunanya karena back up masih ada di dalam Cloud Store One drive,’’ urainya.
Nikko pun mengatakan, meskipun hadir denang Operating Sistem Android, pengguna Nokia XL masih bisa menikmati beragam aplikasi dari Windows Phone.
Nikko juga menjelaskan, sekalipun perangkat ini mengadopsi Operaring Sistem Android versi 4.3 Jelly Bean, namun Nokia enggan mengakui. Sebaliknya, pada kotak penjualan, Nokia penyebut ponsel dual SIM nya ini mengusung OS Nokia X Platform Software versi 1.1.
Pada perangkat ini Nokia hanya memanfaatkan lisensi Android Open Source Project (AOSP) dari Google yang bisa digunakan siapa saja secara gratis karena sistem operasi ini bersifat terbuka (open source).
Dengan ini, perusahaan bisa mengubah tampilan antarmuka Android di Nokia X sehingga terlihat seperti tampilan Windows Phone, yang kental dengan nuansa kotak-kotak.
Sementara itu, Nokia tidak membeli lisensi layanan mobile Google yang disebut Google Mobile Service (GMS). Oleh karenanya, ponsel seri Nokia X tidak menyediakan aplikasi dan layanan Google secara default, yakni Gmail, Youtube, Google Maps, Hangouts, Play Store, hingga jejaring sosial Google+.
Bahkan, sistem Nokia X tidak mendukung antarmuka pemrograman aplikasi atau application programming interface (API) buatan Google. Nokia meminta agar aplikasi-aplikasi Android yang memanfaatkan API Google dimodifikasi, dan menggunakan API buatan Nokia. “lantaran itulah, meskipun berbasis Android, masih banyak aplikasi buatan Nokia bisa diakses melalui Nokia XL,’’ tandas Nikko sembari mengatakan, untuk paket penjualan, Nokia XL terdiri dari Paket penjualan terdiri atas ponsel, baterai 2.000 mAh, charger berkonektor micro USB dengan output 750 mAh, dan handsfree berkabel. Disertakan pula kartu perdana simPATI dengan paket khusus Nokia XL. (vik/ira)