Headset Spesialis Games

MALANG - Maraknya game PC akhir-akhir ini dimanfaatkan banyak  untuk menciptakan perangkat pendukungnya. Tidak hanya mouse atau keyboard. Beberapa perusahaan juga menciptakan headset khusus game. Salah satunya adalah Sades. Perusahaan asal Cina ini mengenalkan beberapa seri headset.
Yang paling banyak diminati adala seri  SA-903 dan SA901. Menurut Head Store Zona Tech, Jalan Bendungan Sigura-Gura Rini Supriatin, dua seri headset milik Sades ini banyak dipilih lantaran mampu mengeluarkan suara yang menggelegar. Bahkan dua perangkat ini juga mampu menciptakan simulasi efek suara yang lain dari pada yang lain, sehingga bermain game pun tidak hanya mengasyikkan, tapi juga lebih seru dan memiliki seni.
“Keasyikan bermain game ini tidak hanya terletak pada gambar, atau alur ceritanya. Suara game juga sangat mempengaruhi. Itu sebabnya diciptakan headset khusus seperti Sades ini,’’ katanya.
Dia menambahkan untuk spesifikasi, kedua headset Sades ini sama-sama  mendukung Loudhailer dengan diameter 40 mm. Perangkat ini mampu menciptakan sound 7.1 dengan simulasi chanel.
Headset ini dilengkapi dengan kabel serta mik untuk komunikasi. Paling membuat perangkat ini berbeda, Sades menyediakan tombol khusus yang terletak di bawah headset. Tombol tersebut berfungsi untuk meningkatkan dan mengurangi volume suara.
“Jika mainnya berkelompok, pengguna bisa memanfaatkan mik untuk berkomunikasi sesame kelompoknya, untuk menciptakan strategi permainan yang lebih menarik,’’ tambah Rini.
Sades SA-901 dan SA-903 ini hadir dengan dominan warna hitam. Sedangkan list merah yang dibalutkan pada perangkat memberikan kesan elegan namun gagah. “Jika digunakan, dipastikan suara dari luar tidak akan terdengar,’’ bebernya.
Meskipun mampu menciptakan efek suara yang luar biasa, namun Rini memastikan perangkat ini tidak cocok digunakan untuk mendengarkan lagu. Efek suara dan bass dipastikan tidak akan keluar dari headset ini. “Spesifikasi pada headset ini terkoneksi dengan fitur pada game, sehingga menghadirkan suara yang menggelegar. Kalau digunakan mendengarkan MP3 atau lagu, jelas suaranya tidak sama,’’ tandas Rini.(vik/ary)