Jangan Dipandang Sebelah Mata

MALANG – Find 7a merupakan ponsel istimewa dan tak bisa dipandang sebelah mata. Perangkat baru besutan OPPO ini memiliki beragam kelebihan. Mulai dari layarnya yang memiliki kualitas QHD, hingga teknologi VOOC Rapid Charger. Tapi yang tidak kalah penting untuk diperhatikan adalah teknologi kamera.
Ya, pada ponsel barunya ini OPPO menanamkan lensa berkekuatan 13 megapiksel. Saat membidik objek, kamera OPPO Find 7a ini mampu menghasilkan gambar setara 50 megapiksel.
Promotor OPPO Yurika Aristin, kamera OPPO Find 7a mampu menghasilkan gambar yang jelas, dan tajam. Bahkan saat dilakukan pembesaran beberapa kali, gambar dari jepretan OPPO Find 7a ini sama sekali tidak pecah.
Pihak OPPO mengatakan, jika kamera Find 7a ini dibekali dengan lensa Sony Exmor IMX214 BSI 1/3/06 dengan sensor 13 Megapiksel. Dengan bukaan F/.20, Yurika pun mengatakan kamera Find 7a mampu memproduksi gambar berkualitas setara 50 Megapiksel. Memakai kamera yang dimiliki tersebut, Yurika pun memastikan penggunanya tidak memerlukan lagi kamera DSLR untuk menjepret maupun merekam berbagai momen penting.
“Saat ini banyak orang berpikir praktis, dimana mereka tidak sekedar membutuhkan perangkat yang berfungsi sebagai alat komunikasi, tapi juga memiliki fungsi lain, salah satunya untuk menjepret  foto maupun merekam video. Teknologi Find 7a ini mampu menjawabnya,’’ katanya.
Yurika juga mengatakan, kamera OPPO Find 7a juga mendukung auto focus dan LED Flash berfungsi sebagai alat bantu pencahayaan, jika objek diambil di ruang yang minim cahaya.
Layaknya pada Samsung Galaxy S5 yang memiliki kemampuan auto focus ekstra cepat, OPPO pun demikian. Pengguna hanya perlu beberapa detik saja untuk menentukan fokus objek yang akan dibidiknya. Dengan kecepatan tersebut, kamera ponsel inipun tidak masalah saat membidik objek berjalan.
Sementara untuk kamera depannya, Find 7a ini mengusung lensa 5 megapiksel. Kamera yang tertanam ini betul-betul sangat memanjakan pada pecinta foto selfie. Namun begitu, jangan terlalu percaya diri, hasilnya berkualitas. Malang Post yang sempat mencoba kamera depan Find 7a justru merasakan sedikit kekecewaan. Itu karena kamera depan  yang memiliki kualitas lensa 5 megapiksel ini menghasilkan warna yang over.  Gambar hasil jepretan kamera ini memancarkan warna putih yang sangat berlebihan. Bahkan, saat settingan kamera disetel pada posisi normal, hasilnya tetap sama. Warna yang over tetap terpancar dari jepretan kamera depan OPPO Find 7.
Sedangkan untuk spesifikasi lainnya, Yurika pun mengatakan Find 7a ini dibekali dengan mesin dengan Quad Core 2.3 GHz krait 400 yang dipadukan dengan RAM 3 GB. Pengolahan grafis adreno 330, membuat ponsel ini  memiliki performa yang luar biasa. Bahkan, saat digunakan bermain game 3D, pengguna tidak akan merasakan hambatan apapun.
Find 7a  dibekali dengan layar lebar 5.5 inci. Layar yang digunakan adalah jenis IPS LCD. Layar tersebut menawarkan kenyamanan untuk mata dengan resolusinya yang terbilang besar 1920 x 1080 piksel dengan kerapatan piksel 401 ppi.
Tidak dapat dipungkiri, perpaduan ini menjadikannya sebagai smartphone yang nyaman untuk menonton video dan bermain game. Ponsel ini memiliki memory penyimpanan internal seluas 32 GB. Pengguna yang ingin melakukan perluasan juga bisa dengan memory tambahan maksimal 128 GB.
Ponsel ini bekerja dengan Operating Sistem (OS) Android versi 4.3 Jelly Bean. Sedangkan untuk kapasitas baterainya, OPPO menanam baterai berkapasitas 2800 mAh. Kapasitas tersebut memang cukup besar, sehingga memungkinkan pengguna membawanya seharian tanpa khawatir kehabisan baterai.
“Kalaupun kehabisan baterai, teknologi VOOC Radip Charger yang dimiliki juga sangat membantu. Itu karena dengan teknologi ini, pengguna hanya membutuhkan waktu 1 jam saja untuk membuat baterai ponselnya penuh kembali,’’ urai Yurika.
Yurika menandaskan, Find 7a merupakan ponsel pertama yang mendukung teknologi tersebut. Sementara untuk harganya, Yurika mengatakan ponsel ini dibanderol dengan harga Rp 5.999.000. Harga tersebut menunjukkan bahwa ponsel ini menyasar segmen High End.(vik/ary)