XL Dukung Aparat Tindak Tegas Pelaku Pencuri Perangkat BTS

SURABAYA - PT XL Axiata Tbk (XL), operator telekomunikasi terbesar kedua di Indonesia, berkomitmen kuat untuk terus meningkatkan kualitas layanannya. Sejumlah inisiatif secara bertahap telah dilakukan untuk menjamin tersedianya layanan yang andal dan berkualitas, termasuk inisiatif dari sisi peningkatan pengamanan infrastruktur jaringan.
GM Finance Management Service XL East Region, Moch. Imam Mualim mengatakan, perangkat telekomunikasi seperti BTS ibarat jalan raya, yang dipakai oleh masyarakat umum. Jika perangkatnya dicuri maka layanan telekomunikasi bisa terganggu yang berarti akan bisa merugikan masyarakat luas.
“Karena itu, agar tidak terulang kembali di masa mendatang, maka kami sangat mendukung upaya aparat penegak hukum untuk menindak tegas para pelaku pencurian,” kata dia.
Dalam upaya menjaga keandalan jaringan untuk kenyamanan pelanggan, XL juga telah melakukan langkah antisipasi dalam peningkatan pengamanan perangkat BTS terhadap aksi pencurian. Upaya ini diwujudkan dengan mendukung pihak kepolisian dalam menindak tegas para pelaku pencurian. Saat ini beberapa kasus pencurian perangkat BTS XL sedang dalam penanganan pihak berwajib. Di wilayah east region kasus serupa terjadi di daerah Madura, Surabaya, Malang, Denpasar dan Lombok.
Salah satu kasus yang terjadi di wilayah Surabaya, pelaku yang telah tertangkap sedang menjalani proses hukum yang berlaku sesuai dengan KUHP Pasal 362 dan Undang-undang Telekomunikasi No. 36 Tahun 1999 Pasal 38 jo dan pasal 55 dengan ancaman hukuman paling lama 6 tahun penjara dan atau denda paling banyak Rp 600 juta. Juga telah menangkap orang yang diduga sebagai pencuri perangkat BTS di Gresik. Pencurian perangkat BTS ini menyebabkan site terganggu yang berdampak pada pelayanan terhadap pelanggan di area tersebut.
XL terus berupaya meningkatkan pengamanan pada setiap perangkat BTS XL dan juga melakukan koordinasi dan pelaporan kepada pihak berwenang dan berkoordinasi dengan masyarakat sekitar yang sangat berperan dalam membantu menjaga keamanan lingkungan. Aspek pengamanan infrastruktur jaringan merupakan salah satu hal penting untuk memberikan layanan XL yang telah menjangkau hampir seluruh provinsi di Indonesia kepada lebih dari 68 juta pelanggan, dengan didukung oleh 45.600 ribu BTS (2G/3G) juga jaringan backbone fiber optic yang membentang di sepanjang pulau Jawa dan tersambung melalui jaringan kabel bawah laut ke Sumatera, Batam, Kalimantan dan Sulawesi.(*/fia)