Kucing Bisa Dipakai Simpan Setrum

MALANG – Charger portable atau lebih dikenal dengan power bank menjadi salah satu barang yang dibutuhkan oleh pengguna gadget. Tak pelak, pengguna pun berlomba mengeluarkan alat simpan setrum dengan kelebihan tertentu yang menggoda. Seperti pabrikan Sanyo yang mengeluarkan edisi spesial Pro Box Nekohako, power bank dengan bentuk kucing yang lucu dengan lima perlindungan sebagai kelebihan utama.
Power bank seri khusus ini hadir merupakan edisi terbatas dari Sanyo. Tampilannya bertemakan kucing yang imut dengan pilihan yang menarik. “Seri Nekohako merupakan edisi khusus dari Pro Box Sanyo. Sehingga tidak banyak juga persediaannya, sebelum berganti limited edition lain,” ujar Sales A+ Asesoris Plaza Araya, Restu Wahyuni.
Menurut dia, desain kucing memang menambah kesan lucu dan cantik untuk pendamping gadget. Tak pelak, pengguna gadget khususnya anak muda menyukai power bank ini. “Disamping untuk menyupport gadgetnya, juga menjadi koleksi,” tegas dia kepada Malang Post.
Restu menyampaikan, Pro Box Sanyo Nekohako ini hadir dalam dua pilihan kapasitas. Yakni 5200 mAh dan 7800 mAh. Meskipun harga lebih mahal, diakui oleh perempuan berkacamata tersebut, Nekohako sangat digemari. Terbukti, setiap hari pasti ada penjualan dari power bank yang tersedia dengan warna cerah tersebut.
Dia merinci spesifikasi dari Pro Box Sanyo seri Nekohako tersebut. Seperti baterai Sanyo Cell made in Japan dengan kualitas mumpuni dan tahan lama. Selain itu terdapat lima perlindungan yang akan diperoleh sang pengguna. Yakni over discharge protection, over charge protection, over current protection, short circuit protection, dan over heat protection.
Over Discharge Protection membuat power bank otomatis berhenti mengisi baterai device jika tenaga baterai power bank sudah mencapai level minimum yg ditentukan oleh Sanyo. Tujuannya, agar tidak terjadi keausan pada baterai power bank.
Sementara itu, Over Charge Protection membuat power bank otomatis berhenti mengisi baterai, baik power bank maupun device jika baterai power bank maupun device telah terisi penuh. Tujuannya untuk mencegah pengisian berlebihan yg merusak baterai power bank maupun device.
Over Current Protection membuat power bank otomatis memutuskan pengisian baterai device jika terjadi lonjakan beban arus output yang tidak sesuai dengan specs power bank agar tidak merusak device yang sedang dicharge. Sedangnkan Short Circuit Protection membuat power bank otomatis memutuskan pengisian baterai device jika terjadi hubungan arus pendek di dalam power bank maupun device. “Untuk perlindungan Over Heat Protection akan otomatis mematikan aliran listrik jika thermal sensor mendeteksi suhu baterai melebihi ketentuan specs baterai agar tidak terjadi ledakan. Jadi aman ketika ditinggal kemana-mana,” papar dia panjang lebar.
Tambahan kelebihan lain yakni spesial Silicon Protection. Silikon khusus untuk melindungi solderan kabel, agar tidak terjadi hubungan arus pendek.(ley/ary)

NOER ADINDA ZAENI/MALANG POST
AJANG PAMER: Digital Lounge (DiLo) yang didirikan di kantor Telkom Jalan Basuki Rahmat menjadi ajang pamer para digitalpreneur asal Malang.

Dukung Digitalpreneur, Telkom Dirikan DiLo //
MALANG – Potensi industri kreatif digital di Malang semakin marak. Terbukti semakin banyaknya start up buatan arek Malang yang mampu bersaing di tanah air. Tak hanya itu, aktivitas komunitas digital juga tumbuh semakin subur. Melihat perkembangan positif ini, PT Telkom Indonesia pun membidik Malang sebagai salah satu lokasi pendirian Digital Lounge (DiLo).
Kemarin (19/9)  siang, DiLo Kota Malang yang menempati kantor Telkom di Jalan Basuki Rahmat resmi dibuka untuk umum. Dalam peresmian tersebut, hadir pejabat Pemkot Malang, perwakilan kampus, komunitas anak muda kreatif serta perwakilan SMK di bidang teknologi informasi dan komunikasi. Keberadaan DiLo Kota Malang ini melengkapi puluhan DiLo lainnya yang tersebar di 20 kota di Indonesia.
“Malang dikenal sebagai salah satu kota yang memiliki banyak lembaga pendidikan berkualitas dan komunitas-komunitas anak muda kreatif. Kami yakin industry kreatif digital di Kota Malang akan tumbuh baik dengan modal tersebut. Keberadaan DiLo ini kami harapkan mampu memacu perkembangan yang lebih pesat lagi,” beber SGM Telkom IdeC, Joddy Hernady pada Malang Post, kemarin.
DiLo sendiri merupakan pusat interaksi peminat dan pelaku industri kreatif digital. Tujuannya menciptakan bibit-bibit digitalpreneur yang selanjutnya siap masuk ke industri. DiLo didirikan atas kerjasama Telkom dengan Masyarakat Industri Kreatif Teknologi Informasi dan Komunikasi Indonesia (MIKTI).
Di Malang, DiLo menyediakan fasilitas yang dapat dimanfaatkan oleh digitalpreneur dan calon digitalpreneur sebagai co-working space (ruang kerjasama), ruang meeting bersama, ruang kelas, tempat sharing knowledge, dan berinteraksi. “Fasilitas ini kami harapkan bisa dimanfaatkan sebaik mungkin untuk mengembangkan industri kreatif digital dari manapun. Sekaligus kami mengundang calon digitalpreneur untuk menimba ilmu di DiLo Malang,” ungkap GM Witel Jatim Selatan, Hendro Setyo Budi.
Sekjen MIKTI Hari Sungkari menyebutkan, keberadaan DiLo ini akan dimanfaatkan untuk menggelar beragam kegiatan yang mendukung tumbuh dan berkembangnya bibit digitalpreneur unggulan. Kegiatan tersebut antara lain pelatihan dan workshop, business gathering, business connect untuk mempertemukan digitalpreneur potensial dengan investor atau mitra dan kompetisi lokal.
Pelatihan tidak hanya untuk hardskill, tetapi juga softskill, mulai dari pemrograman, animasi, desain produk digital hingga teknik komunikasi serta pembetukan karakter digitalpreneur. “Intinya selain membuat mereka lihai dalam segi teknis, juga membentuk karakter tangguh seorang digitalpreneur. Sehingga nantinya mereka tidak hanya menjadi pegawai tetapi juga pengusaha, tentunya di bidang industri kreatif digital,” terang Hari.(nda)