Yoga 3 Pro, Pesaing MacBook Pro dari Lenovo

  Demi bersaing dengan MacBook Pro beberapa produsen gencar merilis ultrabook, notebook yang memiliki bobot ringan dan tipis, dan Lenovo adalah salah satunya. Produsen elektronik asal negeri tirai bambu itu tengah menyiapkan sebuah perangkat ultrabook untuk menyaingi pasar MacBook Pro.
Perangkat tersebut adalah Lenovo Yoga 3 Pro, generasi ketiga dari lini Lenovo Yoga Pro.
Lenovo Yoga adalah sebuah perangkat ultrabook konvertibel. Generasi pertama Yoga Pro lahir di tahun 2012 silam. Keluarga Yoga Pro terkenal karena bentuknya yang dapat diubah menjadi empat mode, laptop, stand, tent, dan tablet.
Hal tersebut mungkin dilakukan berkat engsel layarnya yang istimewa, layar perangkat ini mampu dibentangkan hingga 360 derajat, hingga menyerupai sebuah tablet.
Masih dengan konsep yang sama, Yoga 3 Pro hadir dengan sejumlah pembaruan di berbagai sektor. Bila dibandingkan dengan generasi sebelumnya, Yoga 2 Pro, Yoga 3 Pro mengusung desain 17 persen lebih tipis dan 15 persen lebih ringan.
Peningkatan berikutnya terlihat di bagian engsel. Bila sebelumnya hanya tersemat dua buah engsel, kali ini jumlahnya ditambah menjadi enam buah, dan semuanya terbuat dari bahan baja dan alumunium.
Itulah yang membuat perangkat konvertibel ini semakin lentur, dan bisa diubah-ubah bentuknya dalam empat macam mode.
Tak hanya mantap di sektor desain, kinerja ultrabook ini juga disokong oleh prosesor Intel M Core yang juga digunakan pada MacBook Pro. RAM-nya 8 GB, kapasitas penyimpanan 512 GB dan baterainya diklaim bisa bertahan selama 9 jam.
Di sektor layar, Yoga 3 Pro hadir dengan layar QHD+ 13 inci beresolusi 3.200 × 1.800 piksel. Ini artinya resolusi layar Yoga 3 Pro lebih tajam dibanding layar 13 inci Retina display milik MacBook (2.560 x 1.600 piksel).
Seperti yang dikutip dari Yahoo! tech, Minggu (12/10), Lenovo Yoga 3 Pro akan tersedia dalam tiga macam warna, silver, orange, dan emas. Harganya USD 1.349 atau sekitar Rp 16 juta dan mulai dipasarkan pada akhir bulan Oktober 2014. (dtc/aim)