Game Mahardika, Hidupkan Perjuangan Soekarno Hatta

GAME Mahardika adalah salah satu game Indonesia yang hadir dalam pameran internasional Spiel 14, di Essen, Jerman (16-19 Oktober 2014).  Game dari jenis table top tersebut menampilkan perjuangan para pahlawan kemerdekaan Indonesia seperti Sukarno, Hatta, Syahrir dan lainnya.
Dalam game terbitan Manikmaya Games itu pemain bisa berperan menjadi salah satu dari tujuh tokoh nasional yaitu Sukarno, Hatta, Sudirman, Tan Malaka, Ki Hajar Dewantara, Sutan Syahrir dan Danudirja Setiabudi.
Setiap tokoh akan memulai permainan di kota kelahiran tokoh tersebut, misalnya Padang untuk Tan Malaka, Semarang untuk Sudirman, atau Yogyakarta untuk Ki Hajar Dewantara. Kemudian, tokoh-tokoh tersebut harus bekerjasama untuk menghalau serangan penjajah di kota-kota tertentu yang ada di Indonesia.
Meski demikian, game ini bukan sepenuhnya game perang. Perjuangan untuk kemerdekaan Indonesia diraih dengan gabungan antara perjuangan militer, diplomasi dan pergerakan sosial. Demikian pula dengan Mahardika.
Setiap pemain pada gilirannya bisa memilih untuk menggerakkan tokoh yang dikendalikannya ke kota tertentu, untuk menghalau serangan pihak lawan. Pemain juga perlu meletakkan kartu misi yang menampilkan peristiwa bersejarah, seperti Sumpah Pemuda atau Indonesia Menggugat.
Setelah semua pemain melakukan aksi, pihak lawan akan kembali melakukan serangan. Serangan yang dihasilkan bisa meningkat, yang tertinggi adalah Blokade alias penguasaan total.
Inti dari permainan ini adalah kerjasama, maka setiap pemain mau tidak mau harus berinteraksi dan bahkan berunding untuk mencapai tujuan yang sama. Apalagi setiap tokoh kemudian memiliki kemampuan khusus yang bisa dimanfaatkan.
Pelajarannya jelas, semua tokoh-tokoh kemerdekaan Indonesia pada masanya juga bahu-membahu untuk kemerdekaan Indonesia. Meskipun ada perbedaan di antara mereka, kerjasama tetap terjalin demi tujuan yang sama: Indonesia merdeka!
Lewat game ini, semangat perjuangan Sukarno, Hatta, Sjahrir, Tan Malaka dan tokoh-tokoh pergerakan lainnya bisa bangkit kembali. Mungkin, bisa jadi motivasi untuk masyarakat Indonesia lebih mengenal sejarahnya lagi.
Game Mahardika merupakan karya Rio Fredericco, seorang pemuda asal Palembang yanng berdomisili di Bandung. Game itu saat ini masih berada dalam fase pre-launching. Game ini ditargetkan hadir di pasaran pada November 2014.
Selama ajang Essen Spiel '14, beberapa pihak internasional, mulai dari penerbit game hingga media massa, sudah mulai menyatakan ketertarikannya pada game tersebut.(kps/fia)