Migrasi Flexi Dimulai di 15 Witel

Perlahan tapi pasti, Telkom akhirnya mulai mengeksekusi rencana migrasi empat juta pelanggan Flexi ke Telkomsel secara bertahap di beberapa wilayah. Berikut adalah area-area yang mulai dimigrasikan hingga enam bulan ke depan.
"Pertama kali sudah dilaksanakan di Serang dan Kediri. Selanjutnya di Surabaya, Bogor, Batam, dan beberapa wilayah lagi," kata Arif Prabowo, Vice President Public Relations Telkom.
Secara total, migrasi yang akan dilanjutkan pekan depan akan dimulai di 15 wilayah telekomunikasi (witel). "Setiap regional sudah ada witel yang mulai menawarkan migrasi," lanjut Bobby, panggilan akrabnya.
Dalam eksekusi migrasi ini, Telkom juga menunjuk TiPhone dan PINS Indonesia sebagai pelaksana pemberian kompensasi. Seperti diketahui, TiPhone telah menjadi bagian dari keluarga besar Telkom pasca 25 persen sahamnya dikuasai oleh PINS Indonesia yang notabene anak usaha operator pelat merah itu.
Menurut Direktur Utama TiPhone Mobile Indonesia Tan Lie Pin, TiPhone bertanggungjawab memberikan kompensasi berupa kupon ke pelanggan Flexi yang dapat ditukarkan berupa voucher atau ponsel. "Kalau ada merek lain mau masuk tinggal datang ke TiPhone, soalnya kita yang tangani semua urusan kompensasi ini," ujarnya.
Komisaris Utama TiPhone Hengky Setiawan menambahkan proyek migrasi pelanggan Flexi adalah awal sinergi pasca PINS masuk di TiPhone. "Kami harapkan akan banyak proyek sinergi lainnya dengan Telkom. Kami juga berharap pendapatan tahun ini bisa di sekitar Rp 14 triliun, tahun depan naik menjadi Rp 18 triliun," ucap Hengky.
Seiringan dengan migrasi ini, Telkom akan mengembalikan frekuensi yang sebelumnya digunakan untuk teknologi CDMA itu ke pemerintah. Kemudian melalui Kementerian Kominfo spektrum 800 MHz itu akan dikembalikan lagi ke Telkomsel agar bisa bergandengan E-GSM dengan spektrum di 900 MHz.

Telkomsel sendiri rencananya akan mengalokasikan spektrum ini untuk menggelar layanan 3G atau bahkan 4G berbasis LTE. Sejauh ini, vendor yang tengah dijajaki kerja samanya adalah Huawei. (dtc/aim)