Satu Detik 11 Jepret Pakai Nikon D4s

MALANG – Tahun ini pabrikan Nikon mengeluarkan kamera DSLR Pro yang menyasar kalangan professional. Kamera upgrade dari Nikon D4 tersebut bernama D4s. Seri ini memiliki daya tarik pada kemampuan memotret 11 jepret dalam satu detik saat autofokus sudah terkunci.
“Kecepatan kamera juga menjadi titik berat. Dengan D4s, bisa memotret 11 jepret dalam satu detik. Rasanya seperti memegang senapan mesin di film action saat memberondong dengan 11 fps,” ujar Sales Gudang Kamera Plaza Dieng, Citra Hapsari.
Citra menjelaskan, Nikon D4s tetap menghadirkan sensor CMOS FX-format 16,2 megapiksel berukuran 36,0 x 23.9 mm, bersama dengan sistem autofoKus 51-point dan sistem metering RGB 3D. Menurutnya, fitur Nikon D4s dibekali dengan sensitivitas ISO yang satu stop lebih tinggi ketimbang seri sebelumnya. Dari 12,800 di Nikon D4 sekarang menjadi 25,600 dalam seri yang diluncurkan pada semester pertama tahun ini. ISO yang diusung memanjakan pengguna ketika mengoperasikannya dalam daerah minim cahaya.
Bahkan, kualitas hasil jepretan bisa diuji dan menimbulkan decak kagum karena dibalut ISO boost yang tinggi sampai dengan 409,600. “Daerah gelap pun akan tertolong dengan tangkapan ISO yang dijanjikan oleh D4s,” jelas dia kepada Malang Post.
Menurut dia, kamera ini memang masih menggunakan sistem autofokus yang sama dengan D4. Yakni menggunakan Multi-CAM 3500FX.  Yang membedakan, pada bagan prosesor sudah diupgrade dari EXPEED 3 ke EXPEED 4, sehingga autofokus juga akan lebih maut di D4s khususnya saat melakukan treking subyek.
“Kamera ini diklaim 30 persen memiliki kinerja pemrosesan gambar lebih cepat dari D4. Bagi yang sering menggunakan format gambar RAW, kamera ini pun menawarkan ukuran RAW size S, yang setengah lebih kecil dari RAW standar,” papar dia panjang lebar.
Nikon D4s juga dilengkapi dengan terminal ethernet RJ-45 yang biasa dipakai di komputer dan laptop agar  tersambung dengan internet. Namun untuk melakukan koneksi tanpa kabel dengan wi-fi masih harus membeli aksesoris tambahan.
Secara penampilan, kamera ini meletakkan tombol hampir sama dengan D4. Dengan desain ergonomis, D4S dilengkapi layar 3,2 inci di bagian belakang. Ditambah adanya optical viewfinder dengan pandangan 100 persen dan bisa dipasang dengan lensa tipe FX ataupun DX.
Dia menyebutkan, kamera ini ketika pertama kali dikenalkan mendapat bandrol kisaran Rp 75 jutaan. Namun, untuk saat ini sudah lebih turun. Malahan, khusus di Gudang Kamera bandrolnya hanya Rp 55 jutaan. “Mahal memang, tetapi sangat dicari professional dan yang intens dengan aktivitas fotografi,” pungkasnya. (ley/oci)