Microsoft Sasar Lumia ke Mahasiswa

Setelah resmi mengakuisisi Nokia, Microsoft juga mengambil langkah untuk menghilangkan nama Nokia dari smartphone mereka. Menurut William Hamilton-Whyte, President Director Microsoft Device Indonesia mengatakan, perusahaan memiliki strategi tersendiri untuk memasarkan smartphone mereka agar dikenal masyarakat seperti brand Nokia.
"Kita semua tahu nama Nokia memang sangat dikenal di masyarakat karena memang mereka pemain lama di industri ini. Tetapi melalui strategi yang baik kita yakin mampu untuk membuat nama Microsoft Lumia juga dikenal oleh masyarakat luas," ucap Hamilton kepada wartawan di sela sela acara di Jakarta, Senin (1/12) kemarin.
Wirda Haryany, Product Marketing Manager Microsoft Device mengatakan, perusahaan akan melakukan roadshow ke kampus di tiga kota. Di beberapa lembaga pendidikan itu, perusahaan akan melakukan workshop dan seminar kepada mahasiswa.
"Selain itu, untuk lebih membuat masyarakat familiar dengan perangkat Micorosoft di beberapa gerai penjualan nanti akan digelar experience zone untuk konsumen," ucap Wirda lagi.
Experience Zone itu nantinya, tambah Wirda, akan dijadikan sebagai sarana bagi konsumen untuk mencoba seperti apa smartphone Microsoft Lumia.
Wirda yakin, smartphone ini akan mendapatkan tempat di hati masyarakat. Hal itu karena Microsoft tidak hanya menawarkan spesifikasi mumpuni terlebih juga mendukungnya dengan ekosistem lain dari teknologi yang dimiliki Microsoft.
"Ke depan kami akan berfokus pada layanan mobile first dan cloud first, dan kami berharap agar pengguna Lumia dapat merasakan kemudahan dengan device kami, " tutup Hamilton.
Microsoft baru saja melepas ponsel pintar pertamanya tanpa embel-embel 'Nokia'. Namanya Lumia 535. Selain unggul di sektor kamera yang mengusung reolusi 5 MP di keduanya, perangkat ini juga dipersenjatai oleh prosesor quad core Qualcom Snapdragon 200. (ok/aim)