Samsung Gear VR Timbulkan Efek Samping

Jakarta - Samsung baru memulai menjual headset Virtual Reality (VR), Gear VR, beberapa waktu lalu. Sang pembesut pun mengingatkan agar pengguna tidak terlalu sering memakainya.
Teropong virtual ini idealnya dipakai tidak terlalu sering, dengan rentang waktu istirahat 10 sampai 15 menit setiap 30 menit pemakaian.
Dalam sebuah dokumen dijelaskan bahwa pengguna Gear VR harus memberikan jeda waktu istirahat mata, agar tidak menimbulkan efek samping yang berkepanjangan.
Beberapa efek samping yang diperingati oleh Samsung adalah pusing, disorientasi, gangguan keseimbangan, kelelahan, dan mual.
Samsung Gear VR yang dijual ini merupakan Innovator Edition sejauh ini baru diketahui bisa didapatkan untuk kawasan Amerika Serikat (AS) saja. Soal harga, Samsung menyiapkan dua versi.
Versi pertama dibundling dengan Bluetooth Gamepad dibanderol seharga USD 249 atau setara Rp 2,6 juta. Bila ingin hanya membeli Gear VR saja juga boleh dengan harga yang mesti ditebus USD 199 atau setara Rp 2,2 juta.
Samsung sendiri berharap pengguna Gear VR ini berasal dari segmen seperti retailer, industri kesehatan, game dan banyak lagi.
Untuk bisa memaksimalkan Gear VR ini, pengguna harus memiliki smartphone Galaxy Note 4. Selain itu belum atau tidak bisa. (dtc/feb)