Pertarungan Abadi FIFA vs PES dan Penantian GTA V

APA game yang Anda paling populer 2014 dan ditunggu 2015? Apa sesuai harapan keseruan yang didapatkan? Nah, 6 game berikut mungkin masuk dalam radar game favorit Anda selama setahun belakangan.
Sepanjang tahun 2014, tercatat ada puluhan atau mungkin ratusan game yang dirilis. Namun sejatinya cuma beberapa nama yang masuk katagori paling dinanti. Karena sekadar meneruskan kesuksesan pendahulunya, atau memang menawarkan sesuatu yang layak ditunggu.
Memang kebanyakan game yang dinanti pada tahun 2014 ini didominasi oleh genre petualangan, seperti lanjutan sekuel Assassin’s Creed dan juga game legendaris Grand Theft Auto. Pun demikian, game genre olahraga seperti sepakbola dan juga jadi game paling ditunggu tahun ini sejak dinantikannya FIFA 15 dan PES 2015.
Game lainnya yang tak kalah ditunggu tahun ini adalah sekuel lanjutan game FarCry. Ditambah juga dengan Watch Dogs yang disebut-sebut bakal mengantar game petualangan ke level yang baru lewat aksi peretasan yang bisa dilakukan karakternya.
Makin penasaran? Berikut jajaran game-game yang paling ditunggu sepanjang tahun 2014 ini. Kesuksesan seri game Grand Theft Auto (GTA) telah terlihat sejak dari sekuel ketiganya yang hadir di konsol game PlayStation 2. Setelahnya sekuel lanjutannya pun kerap dinanti penggila game, baik sekadar ekspansionnya maupun seri lanjutannya.
Maka saat Rockstar selaku pembesutnya telah mengumumkan bakal merilis GTA V, dengan sendirinya game ini pun menjadi game yang paling ditunggu. Namun penantian gamer juga tak berjalan mulus, karena seiring waktu informasi soal GTA V kerap berubah-ubah.
Untung penantian panjang gamer berbuah manis, Rockstar resmi mengumumkan GTA V pada September lalu. Tapi saat itu gamer PC masih harus gigit jari karena game ini ternyata hanya dirilis utuk platform PlayStation 3 dan Xbox 360.
Antrean panjang pun mewarnai berbagai gerai penjualan game di sejumlah negara. Tapi usaha mereka tak sia-sia karena GTA V menawarkan gameplay yang sangat menarik. Ditambah lagi tampilan grafis yang dimilikinya juga jauh lebih realistis yang membuat gamer semakin terkagum-kagum.
Selain GTA V, game bergenre petualangan lainnya yang tak kalah dinanti adalah Watch Dogs. Bisa dibilang Watch Dogs punya gameplay yang serupa dengan GTA V, namun pada game ini gamer berlaku sebagai seorang hacker. Hal itulah yang bikin gamer jadi penasaran.
Dengan kemampuan meretas yang dimiliki karakternya, gamer pun bisa dengan leluasa mencuri informasi dari perangkat elektronik manapun seperti misalnya dari ponsel yang ada digenggaman orang-orang disekitarnya.
Bahkan gamer juga bisa memanfaatkan keahliannya itu untuk melindunginya dari serangan musuh. Contohnya adalah dengan cara meretas lampu lalu lintas untuk membuat semua lampu hijau menyala, dengan begitu musuh yang mengejarnya bakal terhambat.
Kelebihan lain game ini adalah sisi grafisnya yang juga terlihat realistis karena memang sudah masuk dalam kategori next generation game. Namun sebenarnya hal tersebut tidak terlalu istimewa mengingat sudah banyak game yang juga mulai menyodorkan hal serupa.
FIFA 15 hadir, gamer pun galau. Karena cukup banyak gamer yang juga menanti pesaingnya yakni PES 2015. Pun begitu, game ini mendapat respons yang positif karena penjualannya terbilang tinggi. Apalagi EA juga telah memenuhi keinginan gamer yang menginginkan gameplay cepat dan gerakan pemain yang lincah.
Di sisi grafis sebenarnya tak terlalu berbeda signifikan bila dibandingan seri sebelumnya. Namun kini EA mulai menekankan ke sisi audiens sehingga suasana pertandingan terasa semakin hidup karena diwarnai oleh hiruk-pikuk penonton yang lebih realistis.
Dari sektor gameplay, memainan FIFA 15 juga semakin menyenangkan karena skil pemain jadi lebih terasa terutama saat melakukan operan dan umpan terobosan. Aksi gocek juga terasa lebih ringan dilakukan sehingga lebih memudahkan gamer meliuk-liuk menembus garis pertahanan lawan.
Ada FIFA 15, maka ada juga PES 2015 yang jadi pesaingnya. Game ini sangat dinanti kehadirannya karena petingginya yang menjanjikan gameplay yang kembali ke pakem game PES yakni lincah dan menyenangkan.
Ditambah lagi Konami juga membuat perbaikan di sisi grafis yang kini lebih realistis, ekspresi wajah pemain lebih hidup. Suasana penonton juga diklaim seperti aslinya karena punya gerakan yang lebih dinamis dibanding seri sebelumnya.
Sayangnya setelah dimainkan, gameplay PES 2015 rasanya masih terasa seperti seri sebelumnya yakni PES 2014. Jadi tidak selincah PES 2013 yang menyenangkan dimainkan, meski memang sedikit lebih baik dari PES 2014 yang terlalu kaku.
Bila pada FIFA 15 gamer bisa menerapkan permainan cepat, di PES 2015 gamer harus bersabar dalam menyusun serangan karena gameplay yang dimilikinya memang cenderung mengarah ke simulasi. Sehingga gamer tidak bisa sradak-sruduk dalam memainkannya. (dtc/feb)