BlackBerry Bangkit di Penghujung Tahun, Nokia Akhirnya Terkubur

TAHUN 2014 ini menjadi saksi perubahan besar yang terjadi di pasar gadget Indonesia, bahkan dunia. Tahun ini, Android KitKat menjadi favorit di pasaran, dan jelang berakhirnya tahun, telah resmi meluncur seri terbaru, yakni Android Lollipop. Di samping itu, salah satu vendor raksasa, yakni Nokia mesti mengakhiri kiprah luar biasanya di pasar gadget karena diakuisisi oleh Microsoft.
Penggemar gadget, selama tahun ini sudah sangat mengenal apa itu Android. Bahkan, tidak jarang mereka yang sudah paham, berburu Android KitKat. Hanya sedikit saja, yang mau membeli gadget yang masih menggunakan Android Jelly Bean. Itupun dengan syarat, fitur lain seperti RAM dan kamera sangat mumpuni.
Tidak hanya pabrikan raksasa, seperti Samsung dan Sony yang aktif. Sebab, vendor lokal pun tidak kalah aktif seperti Lenovo, Advan, hingga Evercoss. Sejatinya, banyak pabrikan lokal lain yang aktif mengeluarkan android dengan teknologi yang terkini.
Jelang pertengahan tahun, Android KitKat sudah sangat mendominasi meskipun seri Jelly Bean pun masih ada yang baru bermunculan. Namun, tak bisa dipungkiri, KitKat yang mengusung seri 4.4, sangat menggoda pasar. Tidak heran, bila pabrikan berlomba mengusungnya.
Salah satunya pabrikan LG, yang secara bersamaan medio Juli lalu mengenalkan beberapa seri yang berbarengan dengan G3 Stylus. Di Malang, seri tersebut baru bisa ditemukan akhir Oktober 2014. Misalnya Fino, Beat hingga Blade.
Sementara itu, yang mengejutkan tentu saja Nokia. Ponsel yang sebelumnya sangat terkenal dengan teknologi Symbian itu, bahkan tidak mampu bersaing dengan vendor lokal. Muncul nama seperti Oppo dan Xiaomi yang cukup menggebrak pasar gadget.
Nokia, sempat bertahan dengan beberapa seri Lumia. Akan tetapi, seri itu tidak menolong pecinta gadget untuk menjadikan Nokia sebagai jujukan gadgeter. Sehingga, di akhir November lalu, Nokia pun benar-benar terkubur oleh Microsoft, ditandai dengan kehadiran Microsoft Lumia 535 dual.
Tidak hanya Nokia, BlackBerry sempat diisukan mengalami kebangkrutan pula. Sepanjang 2014, smartphone yang terkenal berkat BlackBerry Messenger itu seakan mati di tengah ketatnya persaingan ponsel. Hingga pada akhirnya, BlackBerry pun bangkit dari kuburan sementaranya, dengan mengeluarkan seri seperti BlackBerry Passport yang masih mengandalkan ponsel dengan keyboard qwerty.
Seri tersebut, dilanjutkan pula dengan pengenalan beberapa seri, yang diyakini bakal hadir di tahun 2015 mendatang. Salah satu yang telah dikenalkan yakni BlackBerry Rio yang akan meramaikan pasar ponsel tahun depan (Stenly Rehardson)