Bidik User Android Pemula

MALANG – Persaingan menggapai pasar smartphone tidak hanya berlaku bagi vendor ternama yang mengandalkan seri menengah ke atas. Vendor lokal tidak kalah bergeliat untuk mengeluarkan seri terbaru, termasuk SPC Mobile. Terbaru, SPC mengupgrade seri S5 Maxx menjadi android dengan sistem operasi yang telah mengusung Android 4.4 KitKat dengan nama SPC S5 Phoenix.
Owner Shinta Cell, Setiawan menuturkan, SPC Mobile merupakan salah satu pabrikan lokal yang sangat aktif sepanjang 2014 lalu. ”SPC turut meramaikan pasar android low end dengan berbagai upgrade serta peluncuran seri terbarunya,” tuturnya.
Menurut dia,  SPC S5 Phoenix masih menyasar pengguna android pemula. Yakni pengguna yang masih baru dan penasaran dengan teknologi android hingga BBM. ”Sekarang kan masih ada juga yang tergolong baru mengenal android. Sehingga, yang dibutuhkan belum fitur yang canggih dan mahal,” beber dia kepada Malang Post.
Iwan, sapaan akrabnya menyampaikan, perangkat ini dibandrol di kisaran Rp 400 ribuan. Dengan harga yang sangat murah, seri ini terhitung alternatif bagi calon pengguna yang berbudget minim.
Ukuran layar dari SPS S5 Phoenix sebesar 4 inci. Menurutnya, untuk ponsel layar sentuh yang digunakan untuk berselancar di dunia maya dan media sosial, ukuran tersebut merupakan layar paling minimal.
”Memang masih terhitung mini. Tetapi layar ini sangat ringkas dan mantap bila digenggam, itu menjadi kelebihan juga,” urainya.
Pria ramah ini menerangkan, seri ini sudah menggunakan prosesor berkecepatan 1,2 GHz. Menurut dia, masih sangat cukup asalkan tidak membuka beberapa aplikasi secara bersamaan.
”Untuk kecepatan selancar di dunia maya masih terjamin dengan OS Android 4,4 KitKat. Jadi tidak perlu khawatir,” imbuh dia.
Perangkat ini juga sudah mengusung dual kamera. Kamera pertama mengusung resolusi 3 MP sebagai kamera utama. Sementara, di bagian belakang masih menggunakan kamera VGA. Dia menyebutkan, bila seri ini sudah didukung dengan dua pilihan penyimpanan. Yang pertama berkapasitas 1 GB sebagai memori internal. Bila terasa kurang, bisa memanfaatkan slot eksternal dengan microSD yang bisa diekspansi mencapai 32 GB.
”Spesifikasi ini sudah sangat cukup bagi pengguna pemula. Rata-rata penggunanya anak-anak dan orang dewasa yang sudah tidak terlalu membutuhkan aktivitas online dengan intensitas yang tinggi,” tandasnya. (ley/fia)