2015, Polytron Bakal Produksi 3.6 Juta Ponsel

MALANG – PT Hartono Istana Teknologi (Polytron) mencatatkan angka produksi gadget sebesar 2,4 juta unit sepanjang 2014 lalu. Dari jumlah tersebut, 60 persen diantaranya beredar di Pulau Jawa baik untuk kategori feature phone maupun smartphone.
Public Relation & Marketing Event Manager Polytron, Santo Kadarusman menyampaikan, tahun lalu angka produksi ini didapatkan dari dua mesin produksi yang berada di Kudus, Jawa Tengah. “Untuk memproduksi handphone, kami bisa menghasilkan 200 ribu handphone per bulan. Jauh meningkat ketimbang tahun sebelumnya,” ujarnya.
Menurut dia, bila dalam sebulan bisa menghasilkan 200 ribu gadget, maka sepanjang tahun lalu angka produksi sebanyak 2,4 juta unit. Jumlah ini naik dua kali lipat dibanding 2013 lalu yang masih memiliki satu mesin produksi. Untuk satu mesin, mampu menghasilkan 100 ribu gadget.
Dari jumlah tersebut, diakui oleh Santo, bila 70 persen angka produksi di tahun lalu untuk produk smartphone atau setara dengan 1,8 juta unit smartphone. Sementara, sisanya merupakan feature phone yang dibandrol dengan harga di kisaran Rp 200- Rp 500 ribu.
Menurutnya, di tahun ini Polytron menargetkan kenaikan lagi untuk produksi. Peningkatan sebanyak 1,2 juta unit gadget menjadi patokan. Hal ini disebabkan pabrikan tersebut akan menambah lagi satu mesin produksi per Juni 2015.
“Maka, dalam sebulan bisa memproduksi sebanyak 300 ribu unit produk. Tahun depan, pasti kami bisa memproduksi 3,6 juta unit handphone per tahun,” beber dia kepada Malang Post.
Dia mencontohkan, produksi feature phone dari Polytron terdiri dari 19 tipe. Mulai dari seri Genio, Grafitti, Cany Bar hingga Party. Sementara itu, untuk produksi smartphone meliputi Wizard dan Rocket, serta terbaru yang ZAP5 yang akan meluncur pertengahan Maret nanti.
“Semua gadget Polytron pasti laris di pasaran. Sama seperti ZAP5 ini sudah banyak yang menginden karena merupakan smartphone 4G LTE dengan harga hanya Rp 1,099 juta saja,” pungkasnya. (ley/fia)