Apple Patenkan Teknologi Pemblokir Kamera Saat Konser



Perusahaan ponsel Apple telah diberikan hak paten atas teknologi yang mampu menghentikan penggunaan ponsel pintar saat konser.
Paten ini menggambarkan sebuah ponsel pintar menerima sinyal infra merah berkode yang dipancarkan dari emitor di tempat umum.
Perangkat ponsel kemudian dapat memberikan informasi di layar atau melumpuhkan fungsi kamera untuk berhenti mengambil foto.
Seorang jurnalis teknologi berkata teknologi ini dapat membuat konsumen frustrasi.
"Ini dapat merusak citra Apple bagi sebagian orang,” kata Stuart Miles, pendiri situs Pocket Lint.
"Orang-orang menyukai kebebasan berbicara – dan apa hak Apple memberi tahu saya jika saya tak dapat merekam sesuatu?
"Namun Apple mematenkan sesuatu setiap saat, banyak perusahaan besar melakukannya. Itu mungkin diciptakan untuk suatu tujuan, namun akhirnya berakhir untuk tujuan lain.”
Paten ini pertama kali diajukan di tahun 2011 dengan detil sejumlah skenario untuk apa saja teknologi ini dapat digunakan.
Image copyright APPLE Image caption Teknologi ini dapat memberikan informasi tambahan bagi pengunjung museum
Satu contoh misalnya emitor infra merah diletakkan di samping sebuah pameran di museum, yang kemudian dapat dikenali oleh ponsel pintar untuk memberikan pengunjung informasi lebih mengenai artifak yang dipamerkan.
Meski demikian, metode lain yg berguna utk menggandakan informasi di pameran museum – seperti berbagi data berdasarkan lokasi dan kode batang QR yang dapat dipindai – telah ada.
Sistem yang menggunakan sinyal infra merah berkode untuk melumpuhkan kamera ini dapat dilawan dengan menggunakan saringan cahaya infra merah yang tidak mahal, atau dengan memodifikasi perangkat lunak ponsel. Konsumen juga dapat mengganti perangkat mereka dengan yang tidak menggunakan teknologi tersebut.
"Saya pikir ide ini akan lebih diterima oleh penyelenggara acara ketimbang konsumen,”kata Stuart Miles.
"Anda bisa lihat bagaimana musisi bintang ingin orang-orang fokus hanya ke musik mereka, karena mereka telah membayar untuk itu. Anda juga seharusnya tidak merekam pertandingan sepakbola dan membagikan potongan video gol, karena itu bagian bisnis dan klub-klub itu sudah menjual hak siar.
"Tapi itu dapat merugikan Apple, untuk sebagian orang. Tidak ada yang suka jika Anda ingin merekam video namun tidak diperbolehkan.”
Apple tidak memberi komentar atas hak paten tersebut. (bbc/oci)