Pecahkan Rekor IPO Teknologi


DEBUT : Line juga memulai debutnya di bursa saham New York, Amerika Serikat. (IST/MALANG POST)

JAKARTA - Line Corp memenuhi prediksi sejumlah analis dengan mengukir catatan Initial Public Offering (IPO) termahal di industri teknologi sepanjang 2016 ini. Perusahaan milik Naver asal Korea Selatan ini terdaftar di bursa saham Tokyo, Jepang dengan pembukaan harga 4.900 yen per lembar saham.
Ini  48 persen di atas harga yang ditawarkan yakni 3.300 yen. Harga saham ditutup pada titik 31,66 persen seharga 4.345 yen. Line juga memulai debutnya di bursa saham New York, Amerika Serikat.
Di sini, harganya ditutup pada titik 26,61 persen di harga USD 41,58. IPO Line menjadi penawaran saham perdana terbesar di industri teknologi di tahun ini, membuat valuasi perusahaan aplikasi pesan instant tersebut bernilai USD 9,3 miliar.
Saham Line melonjak hampir 50 persen pada perdagangan bursa saham di Jepang. Dikutip dari CNBC, Line menawarkan 22 juta lembar saham di New York dan 13 juta lembar saham di Tokyo.
Karena besarnya permintaan, Line kemudian masih menambah 5,2 juta lembar saham lagi untuk ditawarkan. Dari dua IPO di bursa saham New York dan Tokyo tersebut, Line mendulang USD 1,25 miliar. (jpnn/mar)