Redmi Note 3: Murah dengan Cita Rasa Mewah

MALANG POST - Redmi Note 3 menjadi salah satu jagoan Xiaomi tahun ini. Dalam tiga bulan sejak perilisan pada Januari 2016, ponsel ini telah terjual ratusan ribu unit. Sayangnya Redmi Note 3 sedikit telat menyambangi Indonesia. Ponsel ini baru mendarat secara resmi pada Juli lalu. Walau demikian, kehadiran Redmi Note 3 masih tetap ditunggu.
Sebab ponsel ini masih membawa tradisi Redmi yang selama ini menjadi kesuksesannya. Tidak lain adalah spesifikasi yang mumpuni namun dipasarkan dengan harga ramah kantong.
Menyinggung soal spesifikasi, Redmi Note 3 hadir dalam dua varian. Pertama, mengusung RAM 2 GB dengan memori internal 16 GB. Sementara satunya tersemat RAM 3 GB dengan ruang penyimpanan internal 32 GB. Sementara prosesornya, kedua ponsel ini diotaki Snapdragon 650.
Adapun varian yang bertandang ke redaksi adalah model pertama. Cukup penasaran bagaimana kemampuan ponsel yang dihargai Rp 2 jutaan ini. Mengingat pedahulunya, Redmi Note 2, cukup memuaskan. Serangkaian pengujian pun dijalankan untuk melihat kemampuan yang dimilikinya. Lantas bagaimana hasilnya?
Desain
Xiaomi melakukan sejumlah pembaruan pada jajaran ponsel Redmi. Ini sudah terasa sejak memegang kotak kemasan Redmi Note 3. Perusahaan besutan Lei Jun itu merombak tampilan kotak kemasannya. Dulu, Redmi Note 2 memiliki kotak berwarna cokelat dengan logo Mi di ujung kanan atas. Kini Redmi Note 3 tersimpan dalam kotak berwarna putih. Di bagian atas terdapat gambar perangkat, sedangkan di sampingnya tertulis Redmi Note 3.
Perubahan selanjutnya akan terasa ketika menggenggam unit Redmi Note 3. Tak ada lagi materal plastik menyelimuti bagian belakang seperti pada Redmi Note 2. Xiaomi telah menggantikannya dengan material metal. Mereka pun mendesain Redmi Note 3 dengan unibodi.
Strategi tersebut berhasil menciptakan kesan baru pada ponsel ini. Redmi Note 3 terlihat lebih mewah dari sebelumnya, terlebih pada varian gold. Ketika memandangi dari sudut ke sudut, desain yang dihadirkan Xiaomi memang cukup apik dilihat mata. Bagian pinggir dibuat melengkung memberi rasa nyaman ketika menggenggamnya.
Sayangnya permukaan bagian belakang tidak dibuat bertekstur seperti Redmi 3. Alhasil terasa licin meski tangan tidak dalam kondisi basah. Disarankan lebih baik menyelimutinya dengan casing agar terhindar Redmi Note 3 tergelincir dari genggaman.
Posisi tombol maupun port di Redmi Note 3 tidak banyak berubah dari sebelumnya. Hanya kini Xiaomi melengkapi slot SIM Card yang berada di sisi kiri bodi, sensor sidik jari di bagian belakang, serta sensor infra red di atas.
Perusahaan besutan Lei Jun itu masih meletakkan tombol navigasi kapasitif di bagian bawah layar. Tombol ini memiliki backlight sehingga memudahkan penekanan saat berada di kondisi minim cahaya.

Display
Layar Redmi Note 3 cukup besar, ukurannya 5,5 inch. Xiaomi mengusung layar IPS dengan resolusi Full HD. Dengan kerapatan 403 ppi mampu menyuguhkan gambar yang tajam dan jelas. Hanya saja ketika berada di luar ruang dengan kondisi di bawah terik matahari, tampilan layar kurang maksimal. Walaupun detikINET sudah mengatur kecerahan layar di level teratas, rupanya bukan solusi terbaik.
Terlepas dari itu, Xiaomi menyematkan fitur menarik yang membuat pengguna nyaman mengoperasikan Redmi Note 3 di malam hari. Fitur yang dimaksud adalah Reading Mode. Ini semacam fitur Night Shift di iPhone, layar akan menguning ketika Reading Mode diaktifkan. Sehingga mata akan tetap merasa nyaman saat memandang layar ponsel.
Untuk mengaktifkan fitur ini dapat dilakukan lewat notification panel ataupun membuka Settings > Display > Reading Mode. Kita dimungkinkan untuk mengatur tingkat pencahayaan sesuai kenyamanan mata. Serta mengaktifkan fitur ini pada aplikasi mana saja. (dtc/udi)