Rp 2,6 Triliun untuk Kecerdasan Buatan


Minat Apple terhadap artificial intelligence (AI) atau kecerdasan buatan tampaknya tak main-main. Mereka mengeluarkan USD 200 juta atau sekitar Rp 2,6 triliun untuk mengakuisisi startup yang bergerak di bidang itu.
Startup tersebut bernama Turi, yang berbasis di Seattle, Amerika Serikat, yang berfokus pada penelitian kemampuan belajar sebuah mesin. Tepatnya, spesialisasi Turi adalah menyediakan alat dan kerangka bagi developer lain yang ingin menggunakan AI ke dalam aplikasi buatannya.
Sebagai contoh, alat buatan Turi membuat para developer bisa memasukkan pendeteksi penipuan yang canggih ke dalam aplikasi buatannya. Turi sendiri didirikan oleh seorang profesor dari Universitas Washington.
Beberapa tahun terakhir, Apple getol berinvestasi di bidang AI, terutama dalam hal akuisisi. Sebelumnya mereka mengakuisisi perceptio dan VocalIQ. Selain itu ada juga Faceshift, dan Emollient, yang menambah daftar panjang akuisisi Apple di bidang AI.
"Kami sudah memfokuskan usaha AI kami ke dalam fitur yang bisa meningkatkan pengalaman pengguna kami. Kami juga menggunakan metode pembelajaran mesin dalam berbagai hal di jajaran produk dan layanan kami, termasuk sistem rekomendasi lagu, aplikasi dan berita," ujar CEO Apple Tim Cook.
"Rata-rata kami biasanya mengakuisisi sebuah perusahaan setiap tiga atau empat minggu. Jadi sangatlah jarang ada dalam satu bulan ada perusahaan yang tak kami beli," tambahnya seperti dilansir detikinet.(dtc/han)