Xiaomi Siapkan Toko Fisik, Fokus Penjualan Offline


PENJUALAN FISIK: Pendiri dan CEO perusahaan seluler Xiaomi, Lei Jun.

JAKARTA - Xiaomi selalu menjual produknya melalui jalur online, namun hal itu akan berubah dalam waktu dekat karena perusahaan teknologi asal China itu tengah bersiap untuk mendirikan toko fisik.
Dikutip dari GSM Arena, menurut CEO Xiaomi Lei Jun, rencananya Xiaomi akan mendirikan 1.000 toko fisik dalam dua tahun ke depan. Toko-toko tersebut akan berlokasi di kota-kota besar yang kemungkinan dimulai dari China.
Dia menambahkan, toko fisik Xiaomi akan berukuran 250 meter persegi, dan tidak hanya akan membawa smartphone tetapi juga 50 sampai 100 jenis produk Xiaomi yang berbeda. Laporan IDC baru-baru ini mengungkapkan bahwa Xiaomi tidak lagi masuk dalam daftar Top 5 vendor smartphone di dunia.
Sementara itu, dalam laporannya Xiaomi telah menjual total 110 juta smartphone seri Redmi hingga saat ini. Angka tersebut dicapai dalam waktu kurang dari tiga tahun sejak ponsel Redmi pertama kali diluncurkan pada Agustus 2013.
Hal ini diumumkan oleh VP Xiaomi Hugo Barra dalam akun Twitter-nya. "Xiaomi telah menjual 110 juta ponsel Redmi secara global sejak ponsel Redmi pertama kami luncurkan pada Agustus 2013. Yang berarti 1,21 unit per detik dalam 3 tahun!," tulis @hbarra.
Dalam tweet terpisah, dia mengungkapkan bahwa sebagian besar pengguna Redmi adalah anak muda dan pengguna internet mobile/aplikasi yang sangat aktif dengan kelompok usia 22-29 tahun. "Pengguna Redmi mayoritas 22-29 tahun, muda dan sangat aktif dalam internet mobile/aplikasi - video, media sosial, peralatan, game, buku, dan berita," ujar Barra.
Sebagai informasi, pada Mei tahun ini, Barra mengumumkan bahwa Xiaomi telah menjual total 600.000 unit Redmi Note 3 di India dalam jangka waktu 60 hari, demikian GSM Arena. (ra/det/udi)