magista scarpe da calcio Usung Konsep Kelola Agrowisata Poncokusumo


Usung Konsep Kelola Agrowisata Poncokusumo

 
MALANG - Potensi wisata dan pertanian Desa Poncokusumo, Kecamatan Poncokusumo Kabupaten Malang tidak kalah dengan Kota Batu. Hanya saja kelemahan dari pengelolaan agrowisata di Desa Poncokusumo pada pengorganisasian potensi wisata yang tersedia.
Atas dasar itulah, mahasiswa jurusan Pendidikan Luar Sekolah (PLS) Universitas Negeri Malang (UM)  Fitrianasari, Karisma Rizqi Nuryanti dan Firda Imroatul Ajijah membuat program pengembangan desa wisata yang berlangsung 4 bulan. 
Gagasan tersebut menjadi gagasan ide dalam Program Kreativitas Mahasiswa (PKM)  yang berjudul "Pondok Agrosumo" Pusat Pengelolaan Kampung Agrowisata di Desa Poncokusumo. Ide tersebut akan dibawa ke ajang kompetisi Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (Pimnas).
Ketua tim, Fitrianasari membeberkan, mereka akan melakukan pengembangan pada desa. Pengembangan yang dilakukan mulai dari pembuatan kesekretariatan, pelatihan safety outbound, pelatihan Bahasa Inggris, pelatihan pengelolaan website dan pengembangan promosi.
“Wisata-wisata tersebut tidak dikelola melalui "satu pintu". Setiap wisatawan yang datang langsung menuju tempat wisata yang diinginkan hingga terkesan setiap tempat wisata memiliki pengunjungnya sendiri-sendiri. Hal ini menyebabkan lemahnya pendataan terhadap kunjungan wisatawan,” katanya.
Fitrianasari dan timnya ingin memberikan solusi yang diharapkan dapat membantu menyelesaikan masalah tersebut melalui  "Pondok Agrosumo" akan berfungsi sebagai "pintu utama" masuknya wisatawan. 
"Pondok Agrosumo" akan memberikan informasi tempat, harga dan transportasi juga mawarkan tempat-tempat untuk menginap bagi wisatawan yang ingin bermalam di sana. Selain itu sebagai pusat pelatihan membuat kerajinan dan memberikan layanan edukasi seperti video dan penjelasan seputar agropolitan. Diharapkan nantinya terciptanya “Pondok Argosumo’ yang dapat mengorganisir dan mengeksplor tempat-tempat wisata di agrowisata Desa Poncokusumo.
Target capaian  lanjutnya, desa ini sudah mempunyai manajemen yang tertata baik. Dimulai dari adanya penataan satu pintu yang terorganisir. “Ilmu dan edukasi yang akan kami lakukan nanti, harapannya bisa memberikan dampak positif bagi mereka,”pungkasnya. (sin/van).

Berita Lainnya :

Copyright © 2018 Malang Pos Cemerlang Goto Top