Usulan Pembangunan Diperjuangkan di APBD-P

 
MALANG - Warga diajak menyampaikan usulan pembangunan saat menghadiri reses anggota DPRD Kota Malang. Sebab semua usulan warga yang disampaikan dalam reses akan diselaraskan di Pemkot Malang sehingga menjadi program pembangunan. 
Hal ini diungkapkan Ketua Komisi A DPRD Kota Malang, Ir Indra Tjahyono saat menggelar reses II 2018 di dapilnya, Lowokwaru, Kamis (31/5) kemarin. Warga antusias mendengar berbagai pemaparan politisi Partai Demokrat itu. 
“Aspirasi warga bisa disampaikan secara langsung maupun dicatat dalam lembaran aspirasi yang sudah dibagikan kepada warga. Lalu akan dibawa ke dewan untuk diselaraskan dengan Pemkot Malang setelah dalam penentuan skala prioritas,” jelas Indra sembari mengajak warga mengisi lembaran aspirasi yang dibagi-bagikannya. 
Aspirasi yang dijaring dalam reses kata Indra akan dimasukan dalam APBD-P 2018 yang unsurnya terdiri dari tiga hal. Yakni hasil musyawarah rencana pembangunan (musrenbang), hasil reses dewan dan program usulan organisasi perangkat daerah (OPD). 
Tak hanya itu saja, dialog dalam rangka reses juga diisi dengan sosialisasi mekanisme perizinan di Kota Malang. Di antaranya cara mengurus IMB, advice planning dan berbagai izin yang ditangani DPMPTSP. 
“Setelah mengetahui mekanisme perizinan, diharapkan warga mengurus izin sesuai prosedur. Warga pun bisa ikut membantu mengawasi pembangunan sekaligus perizinan di lingkungan skeitarnya,” papar Indra. 
Sementara itu, karena tahun ini merupakan tahun politik, di antaranya akan digelar Pilkada Kota Malang dan Pilgub Jatim, Indra mengajak warga menggunakan hak pilih. Namun sebelumnya harus cek apakah sudah masuk dalam daftar pemilih atau tidak. Jika belum diminta bertanya ke KPU. (van) 

Berita Lainnya :