Dibanjiri Curhat Warga

 
MALANG - Ketua Fraksi Kebangkitan Bangsa (FKB) Mulyanto SH dibanjiri curhat warga. Mulai dari masalah PKL, banjir di Bandulan, persoalan pendidikan hingga trotoar yang dijadikan tempat parkir. 
Hal itu tampak pada saat Mulyanto SH menggelar reses II tahun 2018 di dapilnya, Sukun, Kamis (31/5). Penuh kesabaran ia mendengar dan mencatat semua curhat warga yang disampaikan ketika berdialog dengan warga. 
Persoalan yang diungkapkan warga di antaranya PKL yang mulai berani berdagang  dalam area alun-alun. Padahal kawasan tersebut terlarang bagi PKL. Warga menilai peran Satpol PP belum maksimal. 
Warga lainnya  mengadukan masalah banjir yang kerap terjadi di Bandulan saat hujan deras. Jalan yang seharusnya untuk  kendaraan berubah jadi sungai. Karena itu mereka meminta agar segera ada solusi. 
Begitu juga pelaksanaan full day school masih dikeluhkan. Pasalnya pendidikan agama anak-anak yang biasanya didapat di luar jam sekolah hilang lantaran pulang sekolah sudah sore.  
Warga lainnya mengungkapkan trotoar yang berubah fungsi menjadi lahan parkir. Akibatnya hak pejalan kaki tersingkirkan. Setelah mendengar curhat warga, Mulyanto SH pastikan menjadi prioritas untuk diperjuangkan di dewan. 
“Karena ini masalah yang dialami masyarakat secara langsung maka harus ada solusinya. Kami akan menyampaikan kepada Pemkot Malang,” tandasnya. 
Menurut  dia, warga memang harus menyampaikan masalah dan aspirasi saat menghadiri reses yang diadakan dewan.“Karena reses menjadi salah satu cara untuk mencari solusi terhadap  persoalan warga. Manfaatkanlah momentum ini dengan maksimal,” pesannya. (van) 

Berita Lainnya :

loading...