Tangkal Paham Radikal, Bagi 1.200 Sepatu

 
MALANG - Jangan sampai benih terorisme tumbuh subur di Kota Malang. Warga harus bersama-sama membersihkan kota pendidikan ini dari bahaya radikalisme dan terorisme dengan berbagai cara. 
Hal itu ditegaskan anggota Komisi A DPRD Kota Malang,Syamsul Fajrih saat menggelar  reses II tahun 2018, Rabu (30/5). Pertemuan bersama warga tersebut juga jadi momen silaturahmi. 
“Tidak boleh ada gerakan radikalisme tumbuh di Kota Malang. Keutuhan NKRI adalah harga mati,” tegas Fajrih saat berdialog dengan warga di Muharto. 
Politisi PPP ini mengingatkan tentang pentingnya kewaspadaan semua elemen masyarakat dengan cara-cara nyata. Di antaranya aplikasikan sistem keamanan dan ketertiban lingkungan hingga tingkat RT. 
Khusus di Muharto, lanjut dia, kewaspadaan sangat penting. Sebab kawasan tersebut padat penduduk.  Ia mengajak warga untuk merekatkan kebersamaan dengan cara-cara sederhana namun kaya manfaat.
“Contohnya menumbuhkan kembali semangat bergotong royong,” katanya.  
Ia meminta RT dan RW sering melakukan kegiatan.
”Dengan ini jalinan silahturahmi dapat lebih terwujud dan paham situasi di lingkungan. Sehingga paham-paham yang bertentangan dengan Pancasila tidak akan bisa masuk karena warganya sudah kuat,” tandas Fajrih.
Reses yang diadakan Fajrih disambut gembira warga. Sebab ia membagikan 1.200 pasang sepatu kepada ratusan warga yang hadir.
“Ini merupakan salah satu bentuk keakraban dan silahturahmi saya dengan warga. Ada berbagai ukuran lebih banyak yang ukuran anak-anak dan pelajar. Karena sepatu penting untuk ke sekolah,” pungkasnya. (ica/van)

Berita Lainnya :

loading...