Idul Adha, Disdik Kota Malang Perkuat Ukhuwah Islamiyah

 
MALANG – Idul Adha 1438 H, Dinas Pendidikan Kota Malang kembali melaksanakan penyembelihan hewan kurban. Tahun ini, sebanyak empat ekor sapi dan 16 ekor kambing siap disalurkan kepada beberapa sekolah dan warga yang kurang beruntung.
“Hewan kurban tersebut dari hasil patungan, ada pula sumbangan dari beberapa sekolah dan MKKS SMP dan MKKS SMA. Tahun ini jumlahnya memang tidak sebanyak tahun lalu karena untuk hewan sumbangan dari SMA dan SMK, tidak disalurkan ke kami lagi,” ujar Kepala Dinas Pendidikan Kota Malang, Dra. Zubaidah, MM.
Kegiatan ini, lanjutnya, dilakukan sebagai bentuk penguatan pendidikan karakter religius dan sosial, menegaskan kembali peran kebersamaan dalam beribadah. 
“Kami berharap ukhuwah islamiyah selalu terkenang di hati masing-masing,” urainya.
Pemotongan hewan kurban dilakukan oleh tukang jagal, sementara untuk proses selanjutnya dikerjakan secara bergotong royong oleh keluarga besar Disdik Kota Malang. Untuk menjamin kesehatan hewan kurban, Disdik Kota Malang bekerja sama dengan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan kota Malang bidang peternakan dan kesehatan hewan melakukan pemeriksaan daging hewan.
Tim kesehatan terdiri dari seorang petugas dinas bersama dengan dua mahasiswa Fakultas Kedokteran Hewan (FKH) Universitas Brawijaya, yakni Paringga Kalantara dan Mitraturrahma.
“Di sapi yang pertama tadi ditemukan ada cacing di hati, lalu bagian yang terkena cacing langsung kami buang agar tidak mengkontaminasi bagian yang lain. Sedangkan sapi selanjutnya sehat dan normal,” ujar Paringga.
Potongan daging kurban kemudian ditimbang per 750 gram, dikemas dalam kresek untuk disalurkan kepada masyarakat kurang mampu. Untuk ini, Disdik Kota Malang menyediakan 300 kupon yang sebelumnya telah dibagikan kepada beberapa RT kemudian disalurkan kepada warganya yang kurang mampu.
“Alhamdulillah, senang sekali mendapat daging dari Dinas Pendidikan. Tidak menyangka, padahal rumah saya jauh sekali dari sini,” ujar Ida Astutik, salah seorang penerima daging hewan kurban asal Kendalpayak, Pakisaji. 
Ini merupakan kali pertamanya Ida mendapatkan daging kurban dari Dinas Pendidikan Kota Malang.
Selain bantuan untuk masyarakat yang telah dikoordinir oleh masing-masing RT, Disdik juga memberikan dua kupon kepada masing-masing pegawainya untuk diserahkan kepada masyarakat kurang mampu di sekitar tempat tinggal mereka. Beberapa sekolah juga mendapatkan hewan kurban yang masih hidup atas dasar permohonan yang mereka ajukan.
Diantaranya, SDN Dinoyo 3, SMP Negeri Terbuka 1, SDN Merjosari 4, SDN Cemorokandang 1, Gerakan Muslim Indonesia, Masjid Baiturohmah, Yayasan Nurul Mutaqien, SMP Negeri 22, Musala Baiturohma, Partai Kebangkitan Bangsa, SDN Kotalama 1, Masjid Darissalam, Ponpes Bahrul Maghfiroh, SDN Kotalama 3 dan Panti Asuhan An Nur.
Kemarin pagi, Disdik Kota Malang juga menggelar sholat Idul Adha di halaman depan yang diikuti oleh sekitar 600 jamaah, dipimpin oleh K.H. Mustofa Bisri, M.Ag. Jamaah sholat terdiri dari keluarga Disdik Kota Malang, masyarakat sekitar, para kepala sekolah dan beberapa organisasi profesi seperti Himpaudi, PKBM, IGTKI, dan PKG.
Sehari sebelumnya, juga diadakan istighotsah yang dihadiri 30 santri Nurul Muttaqin Al Barokah, Kedungkandang, dan dilanjutkan dengan khotmil Alquran untuk mendoakan kelancaran segala urusan di Dinas Pendidikan Kota Malang, sekaligus mendoakan kelancaran ibadah haji bagi keluarga besar guru dan masyarakat pendidikan Kota Malang. (ras/adv/oci)

Berita Terkait

Berita Lainnya :

loading...