Reuni Sekaligus Gelar Pengobatan Gratis


PAKIS - Alumni SMPN 1 Pakis Angkatan 1989 yang tergabung dalam supersap bekerjasama dengan NU Kabupaten Malang mengadakan pengobatan gratis di Kantor Desa Pucangsono, Kecamatan Pakis.
Kegiatan bakti sosial tersebut diinisiasi oleh para alumni dan direncanakan program tersebut diadakan rutin dan berkelanjutan sebagai wujud tanggung jawab sosial. Ketua Panitia Supersap Angkatan 89, Bambang Wijonarko mengatakan, kegiatan bakti sosial berbentuk pengobatan gratis.
“Kami tidak sendiri dalam aksi bakti sosial ini. Salah satunya bekerjasama dengan dr. H Umar Usman, Ketua PCNU Kabupaten Malang yang turun langsung melakukan pemeriksaan kepada warga,” ujar dia kepada Malang Post.
Kegiatan tersebut berlangsung salama sehari, yang dimulai pukul 08.00. Di awal acara, dibuka dengan sambutan oleh Ketua Panitia, Kepala Desa dan Ketua PC NU Kabupaten Malang. Kemudian dilanjutkan dengan beberapa acara pengobatan gratis dan reuni.
“Tujuan dari kegiatan ini, selain berbagi kepada mereka yang membutuhkan dengan melalui kesehatan gratis, kita telah agendakan giat sosial seperti kitan massal dan santunan anak yatim. Mengingat ada 240 anggota kita,” paparnya.
Program kegiatan sosial tersebut sudah berjalan sekitar dua tahun. Untuk setiap kegiatan sosial, diambilkan dana sumbangan para anggota. Sedang dalam kegiatannya, pihaknya selalau bekerjasama dengan PC NU Kabupaten Malang.
Sementara itu, dr. Umar Usman sangat mengapresiasi setiap kegiatan sosial yang memiliki banyak manfaat positif. “Selain bekerjasama dengan berbagai lembaga, hampir setiap bulan PC NU Kabupaten Malang melakukan kegiatan bakti sosial,” kata dia.
“Seperti kali ini, kegiatan positif pengobatan gratis yang bertujuan untuk mendeteksi secara dini penyakit yang hampir diderita oleh masyarakat,” beber Umar. Menurutnya, di masyarakat saat ini ada perubahan fenomena penyakit.
Kata dia, dulu seperti infeksi diare dan saluran pencernaan merupakan penyakit yang banyak diderita masyarakat. Berbeda dengan saat ini, dimana masyarakat banyak yang menderita penyakit seperti darah tinggi, asam urat dan kencing manis.
"Saat ini berbagai penyakit tidak membedakan lokasi, baik di desa maupun kota.  Dengan adanya kegiatan bakti sosial yang diprakarsai oleh alumni Supersap angkatan 89 bisa berlangsung dan bekerjasama dengan kami secara berkelanjutan,” harapnya.
Sebelumnya, mereka juga mengadakan pengobatan gratis dan khutbah 100 masjid serta memberi santunan bagi mereka yang membutuhkan di Desa Wonosari, Kecamatan Wonosari. Dari bakti sosial tersebut, mereka berharap kedepannya bisa semakin meningkat kesadaran melakukan kegiatan sosial. (eri/mar/adv)

Berita Terkait

Berita Lainnya :