Semarak Langsep Challenge 2017


MALANG - Langsep Challenge (LC) 2017 SMAK Santa Maria sukses dan meriah. Kegiatan ini ditutup dengan pentas seni dan flash mob oleh guru dan para siswa. Belasan tropi dan uang tunai jutaan rupiah diberikan kepada para juara dalam perlombaan yang digelar selama kegiatan Langsep Challenge. Sebuah penghargaan yang luar biasa diberikan SMAK Santa Maria kepada para siswa berbakat, kreatif dan inovatif yang berkompetisi dalam Langsep Challenge 2017.
Kepala SMAK Santa Maria, Sr. M. Theresella Karti, SPM mengatakan selama kegiatan LC seluruh  peserta telah menunjukkan bakat dan kreativitasnya. Tim satu dengan yang lain saling menunjukkan kemampuan mereka, baik di bidang olahraga, akademik maupun seni kreativitas. “Kami menilai sangat luar biasa, hingga hari terakhir pelaksanaan Langsep Challenge, semua peserta terutama para finalis menunjukkan semangat yang tinggi,” katanya.
Theresella berharap Langsep Challenge sebagai program rutin SMAK Santa Maria benar-benar bisa menjadi wadah pengembangan kompetensi siswa SMP. Di bidang olahraga ada turnamen basket yang diikuti puluhan tim SMP dari beberapa kota di Jawa Timur. Selama seminggu mulai (8/10) lalu, mereka bertanding untuk menjadi yang terbaik. Mulai ‘perang’ strategi, metode dan teknik permainan mereka tunjukkan di lapangan SMAK Santa Maria. “Semunya  hebat dengan semangat pantang menyerah bahkan di saat cuaca panas pun mereka masih tetap ingin bermain,” ucapnya.   
Sementara di bidang akademik, terdapat Langsep Science Competition dan  Langsep Social Adventure. Tahun ini Langsep Challenge, tidak hanya mewadahi siswa yang kompeten di IPA saja, tapi juga memberikan kesempatan bagi mereka yang berkemampuan di bidang IPS.
Sejak tahap awal penyisihan puluhan tim terlibat dalam kompetisi ini. Mulai babak kualifikasi dengan menjawab soal-soal berbasis internet, realy game hingga presentasi produk inovasi yang diciptakan oleh para finalis. “Disini berkumpul siswa-siswa yang tidak hanya bagus di bidang akademik. Tapi juga terampil membuat sebuah karya inovatif,” imbuhnya.
Selain itu, di bidang akademik juga ada English Debate Competition. Lomba ini terbilang seru dan menarik untuk diikuti. Debat merupakan acara adu argumen oleh beberapa kelompok dalam mengutarakan dan mempertahankan pendapat. Di lomba ini para peserta berdebat dengan menggunakan Bahasa Inggris. Tentu tidak mudah apalagi untuk siswa tingkat SMP. “Karena ini merupakan perpaduan antara luasnya wawasan, kekritisan dalam menilai kondisi dan situasi, keberanian menyampikan pendapat, serta kemampuan dan keterampilan mereka dalam berbahasa Inggris,” terang Theresella.
Ada juga Lomba Mading 3 Dimensi yang memadukan antara keterampilan dan wawasan akademik peserta. Lomba ini digelar hari terakhir LC 2017 pada Sabtu (14/10) bersamaan dengan final Langsep Science Competition dan turnamen basket. Lomba Mading 3D juga terbilang menantang, karena selain karya yang bagus, peserta juga diminta untuk mempresentasikan hasil karyanya. Mereka juga dituntut untuk bisa menjawab pertanyaan yang dilontarkan dewan juri.
Kepada para peserta Langsep Challenge 2017, Theresella berharap semangat belajar dan berkompetisi para peserta yang merupakan siswa-siswi SMP ini tidak pernah pupus. Melainkan terus diasah dan dikembangkan menjadi potensi yang unggul dan berkualitas.
Dalam hal ini, pihaknya bersedia untuk membina lebih lanjut bakat dan potensi peserta di segala bidang. SMAK Santa Maria dengan kualitas guru yang unggul, siap membina lebih baik untuk mejadikan pelajar bermutu dan kompetitif. “Kami ucapkan selamat kepada para juara, semoga bisa dipertahankan dan dikembangkan kemampuannya. Kepada yang belum juara kami himbau untuk tidak kecil hati, karena perjalanan mereka masih panjang dan masih banyak kesempatan terbuka untuk berprestasi dilain waktu,” tuturnya.
Theresella juga mengatakan pihaknya siap memberikan fasilitas berupa voucher biaya penerimaan siswa baru bagi peserta yang berminat bergabung dengan SMAK Santa Maria. Kebijakan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi kepada para peserta yang telah gigih berlomba hingga berhasil meraih gelar juara. “Tentu kami berikan fasilitas ini kepada mereka sebagai bentuk penghargaan kepada peserta calon siswa-siswi SMAK Santa Maria,” pungkasnya. (imm/sir/van)

Berita Lainnya :

loading...