Penyandang Masalah Kesos Dilatih Keterampilan Salon



MALANG – 25 warga penyandang masalah kesejahteraan sosial di Kota Malang, kemarin mengikuti praktik  pangkas rambut dan creambath di SMK Prajnaparamitha kemarin. Pembinaan ini merupakan lanjutan dari program Pembinaan keterampilan bagi penyandang masalah kesejahteraan sosial digelar Dinas Sosial (Dinsos) Kota Malang bekerjasama dengan SMK Prajnaparamitha. Kegiatan ini dibiayai melalui Dana Bagi Hasil Cukai dan Tembakau (DBHCT) tahun 2017.
Selama praktik, peserta tak menemukan kesulitan. Menggunakan peralatan yang telah disediakan, mereka langsung praktik memotong rambut dan creambath  para model sesuai dengan yang sudah diajarkan.
Santi Septi Pratiwi Kepala Program Keahlian Kecantikan, SMK Prajnaparamitha mengatakan, program Pembinaan keterampilan bagi penyandang masalah kesejahteraan sosial ini digelar selama lima hari sejak Senin (16/10) lalu.
”Senin – Rabu peserta mendapatkan teori yang diberikan di aula Dinsos. Baru hari ini (kemarin) para peserta praktik secara langsung,’’ kata  Santi Septi Pratiwi.
Setelah praktik para peserta juga akan mengikuti ujian. Rencananya ujian akan digelar di SMK Prajnaparamitha hari ini, mulai pukul 09.00.
Dijelaskan Santi, program pembinaan keterampilan bagi penyandang masalah kesejahteraan sosial merupakan program rutin yang digelar Dinsos Kota Malang. Tujuan dari program ini tak lain untuk mengentaskan kemiskinan dan menciptakan lapangan pekerjaan bagi para pesertanya.
”Untuk kegiatan ini sekolah kami menurunkan empat instruktur. Mereka mengajarkan teori dan mendampingi para peserta saat praktik,’’ ucapnya.
Selama memberikan teori, Santi mengatakan tak memiliki kesulitan. Sebaliknya, peserta sangat antusias. Mereka semangat mengikuti rangkaian kegiatan.
”Pesertanya ada 25 orang. 24 adalah perempuan dan satu orang laki-laki,’’ tambahnya.
Sementara Lilis Purnawati salah satu peserta mengaku senang dengan program pembinaan ketrampilan bagi penyandang masalah kesejahteraan sosial. Kegiatan ini tidak sekadar menambah pengetahuan.  Tapi dari kegiatan ini, Lilis memiliki kesempatan untuk membuka usaha salon.
Ditemui Malang Post di sela-sela praktik creambath kemarin, Lilis mengatakan dia mengetahui adanya kegiatan ini setelah didatangi pegawai Dinsos Kota Malang.
”Saya kaget ada pegawai Dinsos datang. Tapi begitu mereka mengajak saya untuk ikut pelatihan, saya langsung mengiyakan,’’ kata wanita yang berasal dari Kelurahan Tlogowaru, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang.
Lilis juga mengatakan dengan ilmu yang dimilikinya itu, dia akan membuka salon di rumahnya.
”Sekarang tinggal mengumpulkan modal. Yang jelas saya senang dengan kegiatan ini,’’ ucapnya. Dia juga mengatakan sangat siap mengikuti ujian yang digelar hari ini. (ira/aim)

Berita Terkait

Berita Lainnya :

loading...