Atlet Unggulan Raih Juara



MALANG – Sesuai dengan prediksi, beberapa atlet yang masuk daftar unggulan, akhirnya dapat menjadi juara pada event Djarum Kejuaraan Bulutangkis 2017 Kabupaten Malang. Setelah pada partai puncak yang diselenggarakan di Gedung Olahraga (GOR) SMAN 1 Turen, Kamis (19/10), mereka berhasil menyingkirkan lawan-lawannya.
Seperti Dhea Ananda Fauzi dari Persatuan Bulutangkis (PB) Pendowo, meraih juara pada nomor Tunggal Remaja Putri. Sedangkan Nisrinna Hapsari dari PB Rajawali, meraih juara pada nomor Tunggal Pemula Putri. Selanjutnya ada nama Nadia Azzah Rhima Putri Effendi dari PB Pendowo meraih juara pada nomor Tunggal Usia Dini Putri.
Juara Nomor Taruna Usia Dini Putra diraih Bagas Arya Putra dari PB Kop Sae Pujon. Juara Nomor Ganda Veteran diraih Mahbub dan Dwi dari Kecamatan Tumpang. Juara Ganda Pemula Putra diraih pasangan Hendrawan dan Miko Wahyu. Seluruh juara melakukan prosesi pengalungan medali, usai menyelesaikan partai pucak pada dini hari.
Sedangkan yang melakukan pengalungan medali yakni Ketua Pelaksana Djarum Kejurkab Bulutangkis 2017, Imam Ismihadi bersama pengurus PBSI Kabupaten Malang. Ketua Pelaksana Djarum Kejurkab Bulutangkis 2017, Imam Ismihadi mengatakan, antusiasme atlet beserta orang tua mengikuti kejuaraan ini sangat tinggi.
“Meski pertandingan final hingga dini hari, mereka tetap bersemangat dan bertahan hingga penyerahan hadiah dilakukan,” ujar Imam Ismihadi kepada Malang Post.
Dijelaskannya, secara keseluruhan pelaksanaan kejuaraan ini berjalan lancar. Apalagi didukung dengan venue yang representatif yang ada di GOR SMAN 1 Turen.
“Venue pertandingan sangat baik. Sehingga para peserta dapat bersemangat saat pertandingan dan para orangtua maupun supporter dapat memberikan dukungan dengan nyaman. Lantaran di tempat ini ada di tribunnya,” paparnya
Lebih lanjut dia menjelaskan, peraih juara pada ajang ini akan dipersiapkan untuk Kejurprov.
“Selanjutnya, peraih juara pada ajang ini kami beri pembekalan serta pelatihan untuk peningkatan skill. Sehingga, mereka siap diterjunkan ke ajang lebih tinggi lagi untuk mewakili Kabupaten Malang,” terangnya.
Dia mengatakan, tujuan diselenggarakan ajang ini untuk mencari bibit-bibit atlet bulutangkis yang potensial.
“Banyak atlet bulutangkis usia dini berpotensial yang muncul dan diketahui setelah menyelenggarakan kejuaraan ini. Tujuan utama Kejuaraan ini memang menjaring atlet usia dini yang memiliki berpotensial,” tutupnya. (big/bua)

Berita Lainnya :