Club Sosialita Malang Peduli Generasi Muda, Perangi Kejahatan Pedofilia

MALANG – Maraknya kejahatan pedofilia yang mengancam generasi penerus bangsa di tanah air, membuat Club Sosialita Kota Malang prihatin. Peduli dengan masa depan anak dan remaja Indonesia yang lebih baik, mereka pun menggelar seminar bertajuk Kejahatan Pedofilia di Kalangan Anak-Anak dan Remaja serta Dampak Psikologis.
Acara yang berlangsung di Hotel Trio Indah 2, Sabtu (21/10) ini, mengundang beberapa komunitas wanita hingga ibu-ibu PKK. Pada acara tersebut juga dilakukan pemberian santunan kepada 20 anak yatim piatu.
Ketua Club Sosialita Kota Malang, Hj Ana Rokhmatus Saddiyah SH MH mengatakan kegiatan ini merupakan acara rutin yang selalu dilaksanakan komunitasnya. Kali ini, dalam rangka menyambut hari Ibu, pihaknya memberikan sentuhan yang berbeda pada tema bakti sosial kali ini. “Kali ini, kami mengajak serta para orang tua, khususnya kaum ibu yang tergabung dalam beberapa komunitas untuk mewaspadai kejahatan terhadap anak-anak. Materi ini diberikan oleh pihak Polres Malang Kota dan Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPPAPPKB) Kota Malang,” terang dia.
Kepada Malang Post, Ana menuturkan, selama enam tahun berdiri, sudah menjadi visi misi Club Sosialita Kota Malang untuk memberikan kelas edukasi, pelatihan keterampilan hingga bakti sosial.
“Kegiatan kami selalu mengusung misi sosial untuk kaum dhuafa, anak yatim piatu hingga anak jalanan. Sudah menjadi kewajiban kita bersama untuk menyantuni mereka. Kami memberikan bingkisan kepada 20 anak yatim piatu,” jelas Ana.
Ana menambahkan, saat ini anggota Club Sosialita Malang berjumlah sekitar 68 orang. Setiap bulannya, mereka selalu mengadakan berbagai macam kegiatan sosial secara rutin. “Hal ini kami lakukan untuk memberikan edukasi dan pengetahuan tambahan bagi orang yang kurang mampu dan memberikan kesadaran pada masyarakat dan para anggota tentang pentingnya berbagi,” imbuh dia.
Ana menambahkan, anggota Club Sosialita Malang ini mayoritas wanita karir dengan berbagai macam profesi, mulai dokter, dosen, jaksa, pengacara, hingga owner rumah sakit. “Saya pilih-pilih dengan siapa yang mau menjadi anggota klub ini karena memang bukan sembarangan klub. Saya hanya menerima anggota yang basic-nya wanita karir,” tutup perempuan ramah ini. (tea/adv/nda)

Berita Terkait

Berita Lainnya :