Abah Anton Apresiasi Program KKU STIE Kertanegara Malang


MALANG - Wali Kota Malang H. Moch. Anton mengaku kagum akan hasil karya mahasiswa STIE Kertenagara dalam kegiatan Kuliah Kerja Usaha (KKU) di Kecamatan Lowokwaru Kelurahan Merjosari.
Hal ini diungkapkannya saat orang nomor satu di Pemerintahan Kota Malang ini saat menghadiri acara pengajian yang diselenggarakan mahasiswa KKU STIE Kertanegara di RW 06 Kelurahan Merjosari, pada Jumat (10/11).  
Abah Anton, sapaan akrabnya mengatakan, meskipun dua minggu pelaksanaan KKU, namun mahasiswa telah memberikan banyak hal untuk kemajuan Kelurahan Merjosari.
“Terimaksih untuk mahasiswa dan civitas STIE Kertanegara yang selama ini berkarya untuk kemajuan Kota Malang,” ucapnya.
Anton menjelaskan, kebijakan STIE Kertanegara dalam menugaskan mahasiswanya untuk mengabdi di lingkungan kecamatan sendiri, merupakan keputusan yang tepat. Sebab menurutnya majunya sebuah wilayah, juga bergantung pada andil lembaga pendidikan yang ada di wilayah tersebut. “Memang harusnya begitu, tidak perlu melaksanakan KKN (KKU) itu sampai ke luar kota. Di Malang terdapat lebih dari 50 perguruan tinggi yang jika peran mahasiswanya dimaksimalkan maka sangat membantu untuk kemajuan daerah,” jelasnya.
Ia menambahkan, harus ada sistem kerja sama yang selaras  antara pemerintah daerah dengan perguruan tinggi. Ribuan mahasiswa yang berasal dari luar Kota Malang, tidak serta merta mencari ilmu. Tapi juga memberikan peran penting yang  bermanfaat bagi masyarakat.
“Seperti yang telah dilakukan mahasiswa STIEKMA ini, belajar di Malang dan melakukan pengabdian untuk masyarakat Kota Malang,” urainya.
Dia juga mengatakan, program pemerintah Kota Malang dalam memajukan daerah, sebagian telah dijalankan oleh civitas STIE Kertanegara.
“Karya mahasiswa ini mencerminkan semangat pemuda bangsa yang patut dicontoh, seperti perjuangan para pahlawan yang pada hari ini, (Jumat lalu,Red)  kita semua memperingatinya,” terang Abah Anton.
Menurutnya, mahasiswa harus pandai berinovasi. Bangsa Indonesia butuh generasi yang dapat membangun masyarakat dengan karya-karaya mereka yang inovatif. “Oleh karena itu, mari ubah mindset kita. Kuliah bukan lagi untuk mencari pekerjaan tapi bagaimana menciptakan lapangan pekerjaan,” tukasnya.     
Sementara itu, Ketua RW 06 Kelurahan Merjosari Muhaimin mengatakan, selama kegiatan KKU, para mahasiswa telah menjalankan tugasnya dengan baik. Karya-karya yang telah mereka hasilkan dapat menjadi contoh bagi mahasiswa lain yang akan melaksanakan KKU di wilayahnya di masa yang akan datang.
“Terimakasih partisipasinya selama ini, kami berharap tahun depan STIEKMA mengirimkan mahasiswanya ke sini lagi dengan waktu yang bisa lebih panjang,” ungkapnya.
Dalam kesempatan itu juga, Ketua STIE Kertanegara Malang Anton Ferry Ananda, SE. MM menyampaikan terimakasih atas kepercayaan dan kesempatan yang diberikan baik oleh Pemkot Malang, kecamatan, kelurahan hingga tingkat RT dan RW. Atas dukungan pemerintah khususnya di wilayah Kecamatan Lowokwaru, program KKU STIE Kertanegara selama ini berjalan dengan lancar dan sukses.
“Tahun lalu, mahasiswa kami melaksanakan KKU di Kelurahan Tunggulwulung, sebelumnya di Tunjungsekar dan Tasikmadu. Alhamdulillah, semuanya berjalan dengan baik atas dukungan Pemerintah Kota Malang,” ucapnya.
Beberapa hari sebelumnya, ia juga mengatakan, KKU merupakan program wajib yang harus ditempuh oleh mahasiswa sebelum menjalankan tugas akhir. Program ini, kata dia, merupakan bagian dari tugas kampus dalam menjalankan tugas Tri Dharma Perguruan Tinggi.
“Kami berharap apa yang dikerjakan dan dihasilkan oleh mahasiswa bermanfaat bagi masyarakat,” katanya.
Ketua Dewan Pembina YPIK, Ir. Sofyan Edi Jarwoko mengatakan KKU merupakan sebuah momentum  bagi mahasiswa untuk mempraktikan kelimuwan mereka yang didapat di kampus. Di era global mahasiswa harus bisa menangkap tantangan sebagai peluang untuk berkembang.
“Jangan dianggap beban, tapi jadikan tantangan ini sebagai kesempatan untuk maju. Tentu dengan keilmuwan dan inovasi. Sebab di era global tentu permasalahan semakin komplek, mereka harus berdaya saing,” tuturnya.

Berita Lainnya :