magista scarpe da calcio 22 UMKM Bersaing Lomba Membuat Suvenir


22 UMKM Bersaing Lomba Membuat Suvenir


 
MALANG - Sebanyak 22 orang pengrajin serta pelaku UMKM mengikuti Lomba Membuat Souvenir yang diadakan di Kantor Dinas Koperasi dan Usaha Mikro  di Kepanjen, kemarin. Lomba yang dikemas melalui tagline "Souvenir Contest" diadakan untuk mencari kerajinan souvenir menarik dan unik,  yang nantinya menjadi ikon souvenir Kabupaten Malang.
Lomba yang diadkan Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Malang ini memperingati Hari Jadi ke 1257 Kabupaten Malang. Sekretaris Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Malang Yudi Santoso mengatakan, potensi kerajinan souvenir di Kabupaten Malang sangat banyak. Sehingga harus diadakan lomba ini untuk mewadahi kreativitas perajin souvenir.
"Melalui lomba ini akan menimbulkan daya saing dalam berlomba-lomba membuat souvenir yang kreatif, menarik dan unik," ujar Yudi kepada Malang Post. 
Dia menjelaskan, setiap peserta yang mendaftarkan lomba ini diperkenankan mengirimkan lebih dari satu karya. Hasilnya, banyak karya souvenir yang kreatif dan menarik dibuat oleh para perajin UMKM di Kabupaten Malang.
"Karya yang sudah masuk, kemudian kami seleksi dan dinilai pada Jumat (24/11). Ada beberapa kategori penilaian yang telah ditetapkan oleh dewan juri," kata pria ramah ini.
Beberapa kriteria penilaian disebutnya yakni kreativitas, desain menarik, menggunakan bahan daur ulang ramah lingkungan dan menonjolkan ikon di Kabupaten Malang.
"Ada beberapa karya yang desainnya tidak menggambarkan Kabupaten Malang, maka kami tolak," tuturnya.
Menurutnya, beberapa karya itu seperti gantungan kunci, mug atau cangkir, patung, ukir-ukiran, vas bunga, tempt tisu dan aneka karya kreatif lainnya. Seluruh karya yang telah masuk dan lolos persyaratan, kemudian dinilai oleh dewan juri.
Dia mengtakan, seluruh karya yang dinilai ini memang lolos persyaratan yang telah ditetapkan dan identik dengan Kabupaten Malang.
"Tim penilai nanti akan menentukan siapa juaranya. UMKM yang juara akan mendapat hadiah berupa piala dan uang pembinaan. Seluruh hadiah itu nantinya akan diberikan saat resepsi puncak Hari Jadi ke 1257 Kabupaten Malang," paparnya.
Sedangkan bagi UMKM yang belum menang, dia mengimbau jangan berkecil hati. Pihaknya tetap memberikan perhatian dengan para perajin serta UMKM tersebut. Yakni dengan memfasilitasi promosi, supaya produk mereka dikenal masyarakat luas.
"Nantinya akan kami fasilitasi mengikuti pameran UMKM di Kabupaten Malang serta di luar daerah," tuturnya.
Masih kata Yudi, lomba pembuatan souvenir ini sekaligus untuk mendukung tiga prioritas program pembangunan dari Bupati Malang Dr H Rendra Kresna. Yakni pengentasan kemiskinan, pengembangan pariwisata dan pelestarian lingkungan.
"Seluruh souvenir yang dibuat harus berbahan daur ulang dan ramah lingkungan, sesuai dengan program bapak bupati. Sedangkan desain atau modelnya, kepariwisataan bertagline The Heart of East Java," terangnya.
Yudi menegaskan, apabila dunia UMKM souvenir berkembang dengan baik, maka akan meingkatkan kesejahteraan masyarakat yang juga termasuk dari program pengentasan kemiskinan.(big/adv/lim)

Berita Lainnya :

Copyright © 2018 Malang Pos Cemerlang Goto Top