Ajang Seleksi Kejurprov/Porprov

 
MALANG - Kejuaraan Tingkat Kota (Kejurkot) Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Kota Malang resmi begulir mulai 30 November hingga 3 Desember 2017 di GOR Kanaya Jl. Werkudoro Kelurahan Polehan, Kecamatan Blimbing, Kota Malang. 
Kejuaraan tahunan ini diikuti lebih dari 300 pebulutangkis usia muda dan veteran, didukung oleh Djarum Foundation, PBSI pusat dan Radho Hotel Malang. Dalam Pembukaanya, dihadiri oleh Ketua Umum Pengprov PBSI Jawa Timur, Oei Wijanarko Adi Mulya, Kamis (30/11) lalu. 
“Kejurkot ini merupakan kejuaraan bergengsi tahunan yang bertujuan bagi Pengkot BPSI setiap daerah untuk menyiapkan pebulutangkis remaja dan usia dini dalam menatap kejuaraan yang akan datang seperti Kejurprov dan Porprov kedepannya” ujar Wijanarko memastikan kejurkot merupakan program wajib disetiap daerah.
“Kami ingin dengan adanya agenda tahunan ini, ada peningkatan kuantitas maupun kualitas peserta dibanding dengan tahun-tahun sebelumnya. Selain itu, para peserta pemula akan diuji dan bisa memanfaatkan Kejurkot ini untuk menilai kemampuan mereka,” lanjutnya.
Wijanarko menambahkan, dari kejuraan yang berlangsung selama empat hari ini diharapkan dapat menambah jam terbang atlet muda dan pemula, khususnya dalam menghadapi Kejurprov (Kejuaraan Provinsi) atau Porprov (Pekan Olahraga Provinsi) Jatim. Ia menghimbau para peserta untuk menjaga sportifitas dalam bertanding dan tidak mudah putus asa.
Kejurkot yang diikuti oleh 300 peserta ini berasal dari dua  klub pembinaan atlet yang terdaftar di Pengkot PBSI Kota Malang. Para peserta terdiri dari hasil pembinaan usia dini atau yunior, pemula dan remaja, serta ada juga partai terbuka yang ditujukan untuk umum, dewasa dan veteran.
Menurut Sekretaris PBSI Kota Malang, Sigit Permadi, untuk peserta usia dini dan pemula tidak menerima hadiah berupa fresh money, namun mereka akan mendapatkan hadiah berupa perangkat olahraga yang dibutuhkan, piagam, sertifikat dan medali. Sedang untuk partai terbuka memperebutkan hadiah berupa uang, piagam, sertifikat dan medali.
Semantara bagi para juara untuk usia muda, pemula dan remaja, secara langsung mereka akan mewakili Kota Malang pada kejuaraan yang akan datang. Baik Kejurprov ataupun Porprov, yang diharapkan bisa membawa nama baik Kota Malang di tingkat yang lebih tinggi. 
“Dengan diadakannya Kejurkot ini, kami juga berharap besar kepada atlet-atlet Kota Malang ini bisa menjadi atlet nasional atau bisa gabung pelatnas,” harap Sigit Permadi yang juag Ketua Panitia Kejurkor PBSI Kota Malang 2017. (eri/bua)

Berita Lainnya :